Indonesia Kembali Terima 3,8 Juta Vaksin AstraZeneca

Indonesia kembali kedatangan vaksin Covid-19 AstraZeneca sebesar 3,8 juta dosis. Kedatangan vaksin ini merupakan tahap ke-9 yang diterima Pemerintah Indonesia. Sebelumnya pada 08 Maret 2021, pemerintah Indonesia telah menerima 1,1 juta vaksin AstraZeneca.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengatakan, vaksin dalam bentuk jadi ini adalah bagian awal dari batch kedua pemberian vaksin melalui jalur multilateral COVAX Facility. Fasilitas COVAX adalah kerja sama multilateral untuk memastikan semua orang di dunia akan menerima vaksin COVID-19.

Skema kerja sama ini digagas oleh Aliansi Vaksin GAVI, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI), dan UNICEF. Indonesia melalui Menlu RI Retno LP Marsudi adalah salah satu ketua bersama (co-chair) dari program kerja sama vaksin multilateral COVAX Advance Market Commitment (AMC) Engagement Group (EG) yang beranggotakan 92 negara ini.

"Puji syukur malam hari ini Indonesia menerima batch kedua vaksin dari jalur multilateral, yaitu dari COVAX Facility, berupa vaksin jadi AstraZeneca sebesar 3.852.000 dosis," terang Menlu Retno dalam konferensi pers secara virtual, Senin malam (26/04/2021).

Dengan kedatangan batch kedua ini, kata Menlu, Indonesia telah menerima vaksin AstraZeneca dari COVAX Facility sebesar 4.965.600 dosis vaksin jadi secara gratis. "Jika kita gabungkan, vaksin dari jalur multilateral dan dari jalur bilateral maka sejauh ini vaksin yang telah tiba di Indonesia adalah berjumlah 67.465.600 dosis," tambahnya.

Pengiriman tahap kesembilan ini nantinya akan disusul oleh dua kali pengiriman lain sebanyak dua kali 3,8 juta vaksin pada bulan depan. Menlu Retno juga menyebut pemerintah akan bekerja keras untuk terus mendatangkan vaksin Covid-19 dari sejumlah produsen vaksin dunia.

“Diplomasi Indonesia akan terus bekerja keras, berkontribusi agar Indonesia dapat segera keluar dari pandemi ini. Sekali lagi izinkan saya mengingatkan terus patuhi protokol kesehatan, memakai masker, sesering mungkin mencuci tangan dan menjaga jarak,” kata Menlu.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)