JEC Sediakan 3 Cabang untuk Fasilitas Vaksinasi COVID-19

Pandemi COVID-19 akan lebih cepat hilang jika semua elemen masyarakat saling mendukung. Dalam upaya mendukung pemerintah dalam menekan virus corona melalui vaksinasi, JEC Eye Hospitals and Clinics (JEC) salah satu pusat eye care di Indonesia resmi menjadi salah satu faskes yang menyediakan tindakan vaksinasi COVID-19 melalui tiga cabangnya.

Ketiga cabang JEC yang melayani vaksinasi adalah RS Mata JEC Menteng, RS Mata JEC Kedoya, dan RS Mata JEC-Primasana Tanjung Priok, JEC telah memulai vaksinasi COVID-19 sejak 14 Januari 2021 - dengan tenaga kesehatan sebagai prioritas penerima.

Dr. Johan A. Hutauruk, SpM (K), Presiden Direktur JEC Korporat mengatakan bahwa pandemi ini bisa diakhirnya jika dilakukan dengan saling bergandengan tangan dan dukungan seluruh kalangan. "Vaksinasi merupayak upaya bersama, agar herd immunity bisa dicapai guna memutus penularan COVID-19," ujar Dr. Johan.

Memang tantangan ketika masih ada keraguan di tengah keraguan sebagian masyarakat, lanjutnya, namun JEC mengambil pendekatan positif dan proaktif untuk menjadi salah satu sentra pemberian vaksin COVID-19. "Ini merupakan realisasi kesiapan JEC untuk moving from anxiety to action dan #sukseskanvaksinasi demi pemulihan Indonesia secara menyeluruh. Bersama-sama faskes lainnya, kita bisa mewujudkan kekebalan kelompok atau herd immunity untuk memutus penularan COVID-19," ujarnya.

Dr. Referano Agustiawan, SpM(K), Direktur Utama Rumah Sakit Mata JEC Kedoya menambahkan bahwa optimalisasi kualitas hidup merupakan visi yang selalu menjadi arahan JEC Eye Hospitals and Clinics dalam memberikan penanganan kepada pasien.

"Jadi, bukan hanya ranah kesehatan mata, namun juga kesehatan mendasar. Tak terkecuali terkait penuntasan pandemi virus korona, JEC memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemerintah dalam menjalankan vaksinasi COVID-19 agar kualitas hidup masyarakat Indonesia segera kembali,” imbuhya.

Menurutnya, ketiga cabang telah memenuhi persyaratan, termasuk uji kelayakan yang ditetapkan pemerintah, maka itu pihaknya berharap masyarakat bisa lebih mudah mengakses vaksin COVID-19. Selain itu, JEC telah menyediakan tenaga kesehatan yang mumpuni, termasuk kecakapan dalam memberikan tindakan vaksinasi,  beserta fasilitas pendukungnya, seperti sarana rantai dingin sesuai jenis vaksin.

"Pelaksanaan vaksinasi di ketiga cabang JEC telah dimulai 14 Januari 2021 dengan jadwal setiap Senin-Jumat jam 09.00-15.00 WIB dan jumlah penerima maksimal 70 orang per hari," ungkapnya.

Berdasarkan tahapan vaksinasi pemerintah, JEC memprioritaskan tenaga kesehatan sebagai penerima.  Targetnya, pada fase awal ini (hingga April 2021), para dokter dan nakes, baik dari JEC maupun faskes lain, sudah dapat menerima vaksin COVID-19 secara bertahap.

Pada fase berikutnya (sampai Maret 2022), JEC juga akan memberikan vaksinasi kepada masyarakat umum - yang memenuhi kriteria penerima. Dr. Alia Arianti, SpM, Sekretaris Satgas Internal COVID-19 JEC. menegaskan bahwa dalam pelaksanaan vaksinasi, untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19, tim dokter dan nakes JEC wajib mengenakan Alat Pelindung Diri (APD),  serta ketat menerapkan protokol kesehatan mulai dari screening awal.

"Selain itu, sistem registrasi menggunakan QR Code juga diberlakukan kepada penerima vaksin guna mempermudah administrasi sekaligus meminimalisir kontak fisik,” jelas Dr. Alia.

Penanganan pandemi COVID-19 telah menjadi concern utama JEC lantaran berkaitan erat dengan keselamatan, baik pasien maupun masyarakat Indonesia pada umumnya. Di seluruh cabangnya, JEC tegas menjalankan protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah. Bahkan, sebelum wabah merebak, JEC telah merumuskan langkah-langkah pencegahan dalam bentuk buku “Panduan COVID-19 untuk Rumah Sakit dan Klinik Mata” yang bisa diunduh secara cuma-cuma oleh semua kalangan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)