Jusuf Kalla Terus Dorong Donor Plasma Konvalesen

Ketua Umum Palang Merah Indonesia(PMI) Jusuf Kalla mengatakan bahwa donor plasma konvalesen dapat membantu mengurangi jumlah orang yang meninggal dan obat penderita Covid-19.

Plasma konvalesen adalah plasma (cairan darah) yang mengandung antibodi Covid-19 yang berasal dari pasien yang sudah dinyatakan sembuh dan bisa membantu meningkatkan antibody dan menurunkan virus (antigen Covid-19) pada penderita Covid-19 lainnya. Ia menjelaskan bahwa terapi plasma itu sudah dijalankan sejak 100 tahun yang lalu dimana penelitian dari Malang dan Surabaya menyatakan tingkat keberhasilannya mencapai 90% jika plasma yang diberikan kepada pasien yang tertular.
“Sehebat-hebatnya scientist, tidak bisa menciptakan darah sekaligus plasma maka plasma harus dari orang ke orang," ujar nya.

Namun, ia mengakui bahwa terapi tersebut tidaklah mudah pasalnya dari 100 orang yang ingin melakukan donor hanya 10-20 persen yang memenuhi syarat. Selain itu, saat ini dari 225 unit donor darah di Indonesia baru 34 unit yang memiliki peralatan untuk dapat melakukan donor plasma konvalesen dari pada penyintas covid-19.

Adapun sejak bulan Mei, PMI sudah memberikan 14.500 plasma konvalesen kepada yang membutuhkan namun jumlah tersebut masih jauh dari cukup. Pasalnya hingga saat ini kasus Covid-19 terus meningkat bahkan ia memprediksi akan mencapai 2 juta kasus pada April 2021. Hal ini tentu melihat tren peningkatan kasus yang mencapai 12 ribu per hari. Menurutnya jika penambahan kasus terus meningkat maka rumah sakit tidak akan mampu menampung pasien lagi.

Oleh karena itu, ia terus mendorong pemerintah untuk menjalankan program vaksinasi dan menghimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)