Kemenkes Siapkan Pelayanan Kesehatan Nataru di Tengah Pandemi

Pelayanan kesehatan Nataru ini  dengan menurunkan tim gabungan yang terdiri dari Pusat Krisis, Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Direktorat Kesehatan Jiwa, Direktorat Kesehatan Rujukan dan Direktorat Kesehatan Ibu dan Anak (foto: IG KPCPEN)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah melakukan monitoring persiapan pelayanan kesehatan libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 (Nataru). Untuk monitoring pelayanan kesehatan tersebut melalui Pusat Krisis Kesehatan dan Satuan Kerja terkait telah menurunkan tim terpadu ke berbagai daerah untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan lancar.

Monitoring persiapan pelayanan kesehatan Nataru ini  dengan menurunkan tim gabungan yang terdiri dari Pusat Krisis, Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Direktorat Kesehatan Jiwa, Direktorat Kesehatan Rujukan dan Direktorat Kesehatan Ibu dan Anak.

Adapun wilayah Indonesia yang menjadi sampel monitoring persiapan pelayanan kesehatan Nataru ini terdiri dari 20 titik kabupaten/ kota terpilih sebagai wilayah yang mempunyai tingkat mobilitas penduduknya tinggi. Wilayah tersebut meliputi provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Banten, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, Bali, Lampung, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Monitoring tersebut diselenggarakan selama 3 hari, dengan rentang waktu tanggal 10 sampai 19 Desember 2020.

Persiapan yang menjadi perhatian utama dalam pelayanan kesehatan Nataru adalah fasilitas pelayanan kesehatan, mulai Puskemas hingga Rumah Sakit Rujukan, SDM Kesehatan, Alat Pelindung Diri (APD), Obat, Ambulan, Posko Kesehatan, Promosi Kesehatan, Komunikasi Risiko dan Penguatan Pelayanan Publik.

Saat kunjungan tim terpadu Nataru pisat berdiskusi tim Nataru Daerah untuk mencari solusi dari setiap masalah dan kendala yang ada dalam menyiapkan pelayanan kesehatan Nataru yang lebih baik. Secara umum semua daerah daerah telah menyiapkan semua persiapan dengan baik menghadapi Nataru tahun ini.

Salah satunya disampaikan oleh Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr. Asih Hendrastuti, M.Kes. ''Alhamdulillah, persiapan pelayanan kesehatan Nataru tahun ini di Lampung sudah baik bersama para pemangku wilayah lainnya,'' kata dr. Asih.

Berhubung pandemi Covid-19 di Indonesia masih tinggi, kasus harian masih di atas angka 5.000 lebih, maka pelayanan kesehatan Nataru harus ekstra hati-hati. Semua tenaga kesehatan yang terlibat harus menggunakan APD lengkap sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Menyikapi pemenuhan kebutuhan APD ini, Kementerian Kesehatan telah memenuhi semua kebutuhan APD tersebut ke semua daerah, baik kiriman dari pusat, pengadaan pemerintah daerah dan sumbangan para dermawan.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)