Nusa Dua dan Mandalika Terapkan Prokes Ketat Libur Akhir Tahun

Protokol Kesehatan Ketat di The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika

Saat pandemi seperti sekarang, wisata alam menjadi tujuan utama wisatawan lokal. Untuk itulah, destinasi pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, NTB yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) siap menyambut kunjungan wisatawan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

ITDC menjamin tujuan wisata ini akan disiplin dengan Panduan Pelaksanaan Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) demi keamanan wisatawan.

Hadi, wisatawan tidak perlu khawatir dengan masalah kesehatan saat berwisata di kawasan The Nusa Dua karena juga terdapat fasilitas kesehatan yaitu BIMC Hospital, yang siap melayani kebutuhan wisatawan. BIMC Hospital juga menawarkan Post Covid-19 Health Check up dengan harga mulai dari Rp1.599.000.

Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, “Destinasi wisata yang kami kelola memiliki kelengkapan fasilitas dan atraksi yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan yang berlibur. Penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin di dalam kawasan yang kami kelola dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang tengah mencari lokasi untuk menghabiskan masa liburan Natal dan Tahun Baru ini tanpa harus khawatir di masa New Normal ini”.

Ardita menambahkan, kombinasi penerapan protokol kesehatan yang ketat dan kelengkapan fasilitas serta banyaknya pilihan aktivitas di kawasan The Nusa Dua, menjadikan tempat wisata pilihan wisatawan di masa New Normal yang terlihat dari pertumbuhan occupancy rate.

"Occupacy rate (tingkat keterisian) kamar di The Nusa Dua tanggal 1- 20 Desember 2020 rata-rata sebesar 23,56%. Angka ini menunjukkan tren pertumbuhan positif terus berlangsung sejak dibukanya kembali kawasan ini mulai 31 Juli lalu dimana occupancy rate bulan Agustus 2020 hingga November 2020 berturut-turut 4,60%, 4,63%, 8,93%, dan 10,9%.," ia mengungkapkan.

Pertumbuhan occupancy rate itu juga mendorong peningkatan jumlah hotel dan vila yang beroperasi. Saat ini sebanyak  18  hotel dan villa sudah beroperasi dari sebanyak 20 hotel dan vila yang ada di kawasan, dengan jumlah kamar tersedia sebanyak 4.732 kamar dari total kamar 5.175 kamar. Seluruh tenant yang beroperasi di sana telah menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti uji sertifikasi CHSE dari Kemenparekraf.

Sementara di kawasan The Mandalika, wisatawan dapat menikmati libur Natal dan Tahun Baru dengan menikmati suasana pantai di Kuta Beach Park, menikmati sunset dan sunrise di Bukit Merese, bermain di pantai ‘Merica’ dan menikmati sunrise di Tanjung Aan atau berbelanja produk UMKM di Bazaar Mandalika.

Wisatawan juga dapat menginap atau menikmati sajian makan malam untuk mengisi liburan Natal dan Tahun Baru di sejumlah hotel di The Mandalika. Ada beberapa promo yang ditawarkan hotel di kawasan The Mandalika antara lain perayaan menyambut tahun baru di Novotel Hotels & Resorts dan Jivana Resort, paket menginap New Year di Illira Lite dengan harga mulai Rp580.000 nett/kamar/malam (termasuk sarapan dan makan malam menyambut tahun baru).

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengatakan, kawasan The Mandalika dengan keindahan alam yang dimiliki bisa menjadi pilihan wisatawan untuk berwisata bersama keluarga. Wisatawan dapat menikmati jajaran pantai indah yang ada di kawasan The Mandalika, berswafoto di Bukit Merese dengan background laut lepas, atau memanfaatkan program promo untuk menginap di hotel dan merayakan Natal dan pergantian tahun dengan makan malam bersama orang tercinta. Tentu saja semuanya itu dapat wisatawan nikmati dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Dengan keindahan alam dan keragaman atraksi yang ada, fasilitas penunjang, dan promo yang ditawarkan oleh tenant, serta penerapan protokol kesehatan yang ketat, destinasi wisata yang dikelola ITDC itu cocok untuk menjadi pilihan wisatawan untuk staycation atau hanya berkunjung untuk menikmati libur akhir tahun ini. Dan manajemen ITDC yakin kegiatan operasional yang dibarengi penerapan protokol kesehatan ketat akan mampu menjaga kawasan tetap menjadi destinasi pariwisata yang steril dari penularan COVID-19. Sejumlah tenant juga menyiapkan berbagai penawaran/promo yang menarik untuk wisatawan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)