Pelindo III Gelar Rapid Test di Zona Merah

Pelindo III menyediakan 50 ribu alat rapid tes Covid-19 gratis. Bantuan ini nantinya diperuntukkan masyarakat maritim di Jawa Timur, yaitu pelaku logistik antar pulau, nelayan, masyarakat pesisir, warga di wilayah pelabuhan perikanan dan penyeberangan hingga warga di pondok pesantren serta masyarakat lainnya dengan dikoordinasikan bersama Pemerintah Provinsi Jatim dan BPBD.

Tahap pertama perseroan melakukan rapid test di Pelabuhan Jangkar Situbondo Jawa timur, dan selanjutnya Pelabuhan penyeberangan Ketapang di Banyuwangi. Juga akan melakukan jemput bola dengan mendatangi di titik-titik aktivitas sehari-hari dengan melakukan test di zona-zona yang masih dianggap merah.

Direktur Utama Pelindo III, Doso Agung, mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat secara berkala akan menggelar rapid test tersebut. Diharapkan hal ini bisa membantu pemerintah dalam mendeteksi peta persebaran Covid-19 di Jatim. Untuk tahap awal akan dilaksanakan pengetesan cepat sebanyak 5.000 rapid test.

“Kami akan melakukan sistem jemput bola dalam pelaksanaan bantuan rapid test gratis ini. Jadi tim kami bekerja sama dengan gugus tugas Pemerintah Daerah setempat yang akan datang langsung ke wilayah yang dianggap rawan penyebaran Covid-19. Kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat untuk mendapat fasilitas deteksi dini Covid-19 tersebut. Deteksi dini sangat bermanfaat dalam pemetaan penyebaran Covid-19 di Indonesia,” tegas Doso. Untuk pelaksanaannya, Pelindo III menunjuk anak perusahaannya yaitu RS PHC Surabaya sebagai sebagai pelaksana rapid test.

Kepala Otoritas Pelabuhan Kelas Utama Pelabuhan Tanjung Perak, M. Dahri mengatakan, Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyambut baik bantuan Rapid Test Covid-19 yang dilakukan secara bertahap dari PT. Pelindo III untuk masyarakat maritim di Jatim. “Aturannya, untuk memutus penyebaran Covid-19 hingga ke daerah setiap calon penumpang harus menyertakan hasil rapid test,"ujar M. Dahri.

Sementara itu Ismail (40 tahun), salah satu warga nelayan pesisir setempat sekaligus calon penumpang kapal tujuan Pulau Sapudi yang mengikuti rapid test Covid-19 gratis mengaku senang. Menurutnya, lokasi pemukiman yang jauh dari perkotaan membuat mereka sulit mendapatkan fasilitas tersebut, sementara mereka juga ingin memastikan kondisi di sekitar lingkungannya di tengah pandemi Covid-19 ini. "Ini adalah pengalaman pertama saya ikut rapid test ini. Sebelumnya kami sama sekali belum pernah ikut, paling cuma test suhu badan saja. Selain karena rumah saya jauh dari kota harganya juga mahal rapid test itu," ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, Pelindo III terus berkoordinasi dengan gugus tugas dan Pemerintah Daerah setempat membahas teknis pelaksanaan bantuan 50 ribu rapid test massal gratis tersebut. Juga terus memperkuat teknis penanganan Covid-19 melalui RS Pelindo III, yaitu RS PHC Surabaya dengan membangun Laboratorium Swab PCR dan menambah fasilitas ruang isolasi dari 17 ruang menjadi 200 ruang isolasi untuk penanganan pasien Covid-19.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)