Pemerintah Targetkan Capai 5 Ribu Pendonor Plasma Konvalesen per Bulan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana akan menggandeng Pamalang Merah Indonesia (PMI) untuk menggiatkan gerakan donor plasma konvalesen untuk pasien Covid-19.

“Saat ini PMI mampu untuk mengumpulkan seribu pendonor plasma per bulannya, PMI menargetkan untuk mencapai 5 ribu pendonor per bulan dengan rasio satu plasma untuk 80 orang," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto dalam Press Briefing terkait Program 3T, Gerakan Donor Plasma, UMKM Digital, serta Bantuan dan Solidaritas Bencana (21/01/2021).

Dia menargetkan 10% dari penyintas Covid-19 bisa mendonorkan plasmanya. Sehingga, akan ada banyak pasien yang nantinya akan tertolong. "Jika 10% penyintas mendonorkan plasmanya, maka akan ada 76.000 plasma konvalesen yang tersedia di PMI," kata dia melanjutkan.

Saat ini, PMI telah memiliki 64 alat yang bisa digunakan untuk melakukan pengambilan plasma. Alat tersebut telah tersebar di 31 Unit Donor Darah (UDD). Adapun syarat yang harus dimiliki penyintas untuk melakukan donor plasma konvalesen diutamakan laki-laki. Jika perempuan, belum pernah hamil dan dalam keadaan sehat. Hal tersebut harus dibuktikan dengan hasil laboratorium. Syarat lain yang harus dipenuhi adalah telah sembuh dari virus corona atau minimal telah bebas dari virus selama 14 hari.

“Dua hari sebelum mendonorkan plasma, saya melakukan pemeriksaan darah. Setelah itu, di PMI dilakukan cek tekanan darah dan proses pengambilan darah. Setelah lolos test tersebut, plasma saya diambil. Prosesnya memakan waktu 45-50 menit, tergantung jaringan nadi-masing-masing pendonor,” ujar Airlangga saat menceritakan pengalamannya mendonorkan plasma konvalesen.

Lebih jauh, menurutnya, pemerintah juga harus membangun konsolidasi data untuk memudahkan dan mentracking penyintas yang berpotensi untuk mendonorkan plasmanya. “Program satu data ini merupakan kebutuhan vital saat ini untuk melawan virus covid-19,” kata dia menambahkan.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)