Pengelola Pergudangan Terapkan Protokol Kesehatan

Karyawan PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera berdisiplin menerapkan 3M, salah satunya mengenakan masker. (Foto : Dok)

Sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada awal Maret 2020, perusahaan properti beradaptasi untuk mengubah pola kerja dan operasional serta pemasaran untuk mencegah pegawai dan konsumen terpapar virus corona. PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (BBSS), perusahaan properti asal Jawa Timur, melindungi karyawan dan konsumen melalui protokol kesehatan yang berdisplin mempratikkan 3M (mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) serta mengoptimalkan teknologi untuk memasarkan properti kepada konsumen tanpa tatap muka atau kontak fisik.

Direktur Utama Bumi Benowo Sukses Sejahtera, Felix Soesanto, menjabarkan perseroan memberlakukan sistem bekerja di rumah (work from home/WFH) dan menerapkan bekerja di kantor (work from office/WFO) dengan porsi kehadiran pegawai di kantor sebesar 10%-20% dari jumlah total pegawai yang berkantor.

Felix menyampaikan rata-rata kuota karyawan yang masuk ke kantor berkisar 10% kendati peraturan dari pemerintah mengatur kuota lebih dari persentase tersebut. Kuota kehadiran pegawai ini bertujuan meminimalisir kontak agar tidak terpapar atau tertular virus Covid-19. “Protokol kesehatan dan 3M diterapkan sangat ketat untuk pegawai yang bekerja di kantor pusat dan kantor cabang. Fasilitas pencuci tangan dan hand sanitizer disediakan serta kami rutin menyemprot disinfektan di seluruh titik perkantoran Bumi Benowo Sejahtera,” tutur Felix dalam keterangan tertulis di Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (31/12/2020).

Di masa pandemi ini, pegawai dan konsumen yang memasuki area pergudagangan milik BBSS di Surabaya diwajibkan mengimplementasikan 3M. "Mulai dari masuk pintu gerbang pengunjung diukur suhu tubuh, mencuci tangan dan membasuh tangan dengan hand sanitizer, ada pemberlakukan physical distancing ketika memasuki perkantoran dan area pergudagangan,” tutur Felix.

Jika suhu dinyatakan melampaui batas kewajaran, maka manjemen perseroan tidak mengizinkan pengunjung memasuki area pergudangan atau kantor. Felix menjabarkan manajemen BBSS rutin membersihkan area perkantoran dengan cairan disinfektan, antara lain meja kerja karyawan, handle di anak tangga, mengatur jarak antara satu meja pegawai dengan yang lainnya, dan memasang kaca mika untuk membatasi atau mencegah droplet.

Kendati operasional bisnis berubah, Felix menuturkan perseroan beradaptasi dengan melakukan bauran pemasaran via platform digital, yakni situs perusahaan dan konvesional melalui agen properti. Hasilnya cukup menggembirakan lantaran BBSS berhasil menarik investasi perusahaan asing yaitu Bars Motors LLC, produsen kendaraan listrik dari Mongolia, yang bersiap menggulirkan dana senilai US$ 10 juta untuk membangun pabrik perakitan kendaraan listrik di lahan milik Bumi Benowo, seiring dengan ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) pada 24 April 2020.

Bars Motors yang beroperasi di beberapa negara di kawasan Asia dan Afrika itu merakit kendaraan penumpang, kendaraan listrik, dan kendaraan berat jenis truk angkutan. “MoU dengan Bars Motor adalah keberhasilan pemasaran digital ketika operasional kami terbatas karena terdampak pandemi Covid-19,” ungkap Felix. Lebih lanjut, Felix menegaskan komitmen perseroan untuk tetap berdisiplin mengimplementasikan seluruh aspek protokol kesehatan serta bergerak lincah untuk beradaptasi di masa pandemi.”Kesehatan pegawai dan konsumen adalah yang utama, kami ingin menyelaraskan operasional bisnis yang tetap mengutamakan kesehatan seluruh pemangku kepentingan,” jelas Felix.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)