Selama PSBB, Eksekutif Senior Sampoerna Agro Berkantor di Luar Jakarta

Sampoerna Agro berkomitmen menyelaraskan kembali prioritas usaha dengan tetap menomorsatukan protokol kesehatan di masa pandemi. Terlebih, perusahaan tidak hanya berkantor di Jakarta namun juga memiliki perkebunan di lokasi-lokasi lain.

Presiden Direktur Sampoerna Agro, Budi Halim mengatakan selain memantau dan membatasi akses pada areal kerja di konsesi operasional perusahaan, upaya business continuity plan juga meliputi serangkaian inisiatif pencegahan lainnya seperti pemindahan lokasi kerja beberapa eksekutif senior ke luar Jakarta.

“Tujuan utamanya adalah memastikan kesiapan sewaktu-waktu terjadi kondisi buruk yang dapat merugikan perusahaan sembari beradaptasi terhadap lingkungan kerja new normal,” ujarnya.

Head of Investor Relations Sampoerna Agro, Michael Kesuma menjelaskan, perusahaan menjaga access control dari dan menuju kebun yang lokasinya cukup remote. Selain social distancing dan protokol kesehatan, yang menjadi tantangan utama pengimplementasian adalah memastikan protokol dipatuhi dengan baik oleh karyawan operasional yang jumlahnya ribuan.

Tidak hanya itu, untuk memastikan komunikasi karyawan operasional dan manajemen pusat berjalan optimal, perusahaan membangun infrastruktur komunikasi di lokasi kebun.  

Sementara itu, kantor pusat Sampoerna Agro yang berada di Sampoerna Strategic Square, Jakarta Pusat, hanya mengizinkan sepertiga dari seluruh karyawan untuk ke kantor. Sisanya yang bekerja dari rumah berkoordinasi secara digital baik dalam hal komunikasi maupun data exchange.

“Contohnya kami melakukan e-audit dan e-procurement. Selain itu, proses bisnis lainnya seperti approval, payment, dan report sudah kami lakukan secara sistem online terpusat sehingga tidak mesti dilakukan di kantor,” paparnya.

Terkait beberapa eksekutif senior yang dipindahtugaskan sementara ke lokasi kebun untuk menghindari risiko paparan virus di Jakarta, Michael mengatakan hal tersebut telah berlangsung sejak awal PSBB hingga sekarang.

“Sebagian besar eksekutif senior masih berkantor di lokasi unit bisnis perkebunan yang berada jauh dari zona merah. Tapi ada beberapa juga yang sudah kembali ke Jakarta. Kita lihat perkembangannya,” jelas Michael.

Perusahaan juga melakukan sosialisasi risiko COVID-19 kepada masyarakat di sekitar kebun, mendistribusikan alat-alat kebersihan dan APD, serta membantu pusat kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit daerah.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)