Soho-Gilead Donasikan 100 Ribu Vial Veklury

PT Soho Industri Pharmasi menyerahkan donasi 100.000 vial Veklury (remdesivir) dari Gilead Sciences, Inc. kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mendukung penanganan pandemi COVID-19 yang masih berlangsung di Indonesia.

Johanna Mercier, Chief Commercial Officer Gilead Sciences, Inc mengatakan, donasi ini adalah contoh terbaru dari komitmen berkelanjutan perusahaan dan akan terus bekerja sama dengan pemerintah, otoritas kesehatan, dan para mitra lisensi sukarela untuk memastikan akses secepat mungkin ke obat-obatan Gilead.

“Kami mengapresiasi PT Soho Industri Pharmasi dalam upaya yang telah dilakukan untuk menjembatani Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan dengan Gilead Sciences, Inc dalam rangka donasi obat Veklury (remdesivir) yang diperuntukkan bagi penanganan COVID-19 di Indonesia,” kata Drg. Arianti Anaya, MKM., Dirjen Farmalkes Kemenkes RI.

Lebih jauh ia menuturkan bahwa kriteria yang ditetapkan untuk penerima remdesivir adalah rumah sakit rujukan COVID-19 yang memiliki Fasilitas Ruang Isolasi dan Intensive Care Unit (ICU) mengingat bahwa remdesivir memang diperuntukkan bagi pasien COVID-19 dengan gejala sedang hingga berat.

Catharina Siswanti Librawati, VP Alliance SOHO mengatakan, peran Soho sebagai distributor lokal Gilead di Indonesia adalah memfasilitasi terlaksananya program donasi Veklury mengingat selama ini telah bermitra dalam pemasaran dan penjualan produk-produk antivirus di Indonesia.

Sebelumnya, Gilead telah mendonasikan a 450.000 vial Veklury ke India, 10.000 vial Veklury ke Georgia dan 3.000 vial ke Armenia. Veklury disetujui/diakui untuk penggunaan sementara (authorized for temporary use) di sekitar 50 negara di seluruh dunia. Program lisensi sukarela Gilead memberikan lisensi jangka panjang kepada 9 produsen, untuk memungkinkan akses ke remdesivir generik di 127 negara, yang sebagian besar adalah negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia.

Lisensi ini bebas royalti, yang mencerminkan komitmen Gilead untuk memungkinkan akses pasien yang luas ke remdesivir. Veklury dan remdesivir generik telah tersedia untuk lebih dari tujuh juta pasien di seluruh dunia, termasuk lima juta orang di negara-negara berpenghasilan menengah dan rendah melalui program lisensi sukarela.

Veklury (remdesivir) adalah analog nukleotida yang ditemukan oleh Gilead, berdasarkan penelitian antivirus perusahaan yang telah dibangun lebih dari satu dekade. Veklury adalah standar perawatan antivirus untuk perawatan pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit.

Saat ini, lebih dari separuh pasien yang dirawat di rumah sakit dengan COVID-19 di Amerika Serikat dirawat dengan Veklury. Veklury disetujui/diakui untuk penggunaan sementara di sekitar 50 negara di seluruh dunia. Veklury memiliki aktivitas antivirus spektrum luas baik in vitro dan in vivo pada hewan percobaan terhadap beberapa patogen virus yang muncul, termasuk Ebola, SARS, Marburg, dan MERS.

Veklury secara langsung menghambat replikasi virus SARS-CoV-2 dengan menargetkan RNA polimerase virus di dalam sel. Aktivitas antivirus Veklury telah diuji terhadap isolat varian SARS-CoV-2 termasuk Alpha, Beta, Gamma, Delta, dan Epsilon. Temuan laboratorium ini menunjukkan bahwa Veklury akan terus aktif melawan variasi yang diidentifikasi saat ini dalam virus SARS-CoV-2.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)