Solusi Ini Bantu Hotel Mencegah Penyebaran Covid-19

Industri pariwisata dan perhotelan termasuk yang merasakan dampak paling signifikan akibat pandemi Covid-19. Namun pengelola hotel tetap harus menggerakan roda bisnis mengingat pandemi diperkirakan harus kita hadapi bahkan 3 tahun ke depan meski vaksin Covid-19 sudah mulai disuntikan. Pengelola hotel harus turut mendukung upaya pemerintah mencegah penyebaran virus. Salah satu langkahnya adalah mengurangi sentuhan di berbagai area hotel dan meningkatkan kebersihan lingkungan hotel.

Solusi touchless di berbagai hotel telah diterapkan. Namun tidak banyak yang menerapkannya secara terintegrasi. Melihat ini, PT Sinergi Solusi Integrasi (S2i) sebuah perusahaan solusi dan teknologi, menghadirkan Kiosk Self Check In (SelfQ) dan Sanitizer UV Otomatis (YUVI) untuk membantu hotel bisa dikelola dengan lebih baik di masa pndemi Covid-19.

Dengan solusi ini pula waktu check-in tamu lebih hemat, menjaga jarak fisik antar tamu dan tidak ada interaksi fisik dengan resepsionis. Solusi yang dihadirkan S2i ini merupakan upaya membantu pengusaha perhotelan bertahan dari tantangan Covid-19.

SelfQ merupakan mesin Kiosk yang membuat pelanggan dapat melakukan self check in and out secara mandiri. Hal ini dapat meminimalkan kontak dengan pegawai hotel dan juga mendukung penerapan physical distancing dengan mengurangi antrian pada saat check in

Dengan menggunakan SelfQ tamu bisa check in and out lebih nyaman, hemat waktu, dan hotel mendapatkan kembali kepercayaan para tamu dengan menawarkan alternatif untuk check-in secara mandiri dengan cepat dan mudah. Kiosk SelfQ juga dapat digunakan sebagai media informasi seputar hotel seperti promosi, iklan, yang sesuai dengan kebutuhan setiap hotel.

"Industri perhotelan termasuk yang paling parah terkena dampak pandemi Covid-19. Di era new normal, kami ingin membantu mereka pulih dengan memberikan solusi yang akan meningkatkan penjualan sekaligus mengurangi biaya pada saat yang bersamaan," kata Adrian Siaril, Direktur Operasional S2i, melalui keterangan pers, Rabu (25/01/2020).

Inovasi produk yang dilakukan S2i tidak ditujukan untuk menghilangkan aspek kemanusiaan pada sebuah hotel, melainkan memberikan kesempatan bagi para staf hotel untuk memaksimalkan pelayanan kepada tamu dalam hal yang lebih penting, seperti penjamuan, pengantaran, dan komunikasi. "Kiosk Self Check In membebaskan staf hotel dari pekerjaan administratif yang tidak memberikan nilai tambah kepada tamu,” imbuh Adrian.

Untuk produk lainnya dari S2i yaitu YUVI, sebuah alat sanitizer otomatis berbasis sinar UVC yang terbukti sangat efektif dalam membunuh virus dan bakteri di tempat – tempat yang paling sering disentuh oleh manusia. Alat ini bekerja dengan memadukan sinar UVC dan sensor pendeteksi gerak, yang merupakan inovasi pertama di Indonesia. Selain dapat memaksa penerapan standar kebersihan juga lebih efisien daripada penggunaan hand sanitizer karena tidak perlu melakukan isi ulang yang akan berdampak pada biaya operasional.

Studi yang dilakukan oleh American Journal of Infection Control (AJIC), menyebut sinar UVC ampuh untuk membunuh SARS-CoV-2 pada permukaan sekitar laboratorium. Disebutkan jika sinar ultraviolet ini ampuh untuk mengurangi jumlah virus corona yang masih hidup sebesar 99,7% hanya dalam 30 detik. Jenis sinar UVC yang digunakan pada penelitian ini disebut dengan sinar UVC jauh, yang panjang gelombangnya di kisaran 207 hingga 222 nanometer.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)