Strategi Viva Cosmetics Tangkal Corona

Susanto Nugroho, Direktur PT Vitapharm.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pada 21 Oktober 2020, pasien sembuh dari Covid-19 bertambah sebanyak 3.856 kasus sehingga jumlah kumulatifnya kini sudah mencapai angka 297.509 kasus. Penambahan kesembuhan harian tertinggi masih berasal dari DKI Jakarta sebanyak 1.072 kasus dan kumulatifnya menembus angka 82.085 kasus.

Diikuti Jawa Barat menambahkan pasien sembuh harian sebanyak 550 kasus dan kumulatifnya posisi ketiga mencapai 21.371 kasus. Jawa Tengah menambahkan ketiga harian terbanyak dengan 380 kasus dan kumulatifnya kedua tertinggi mencapai 24.704 kasus. Untuk Jawa Timur menambahkan 315 kasus dan kumulatifnya urutan kedua mencapai 43.671 kasus.

Provinsi lain yang menambahkan kesembuhan yang cukup pesat diantaranya Riau ada 305 kasus, Sumatera Barat 267 kasus, Banten 148 kasus, dan Kalimantan Timur 122 kasus. Meski demikian, publik tetap diimbau waspada terhadap penularan virus corona di seluruh ruang publik, seperti di area perkantoran dan pabrik.

Guna menangkal pandemi, para pemimpin perusahaan pun berinisiatif mengubah pola kerja, seperti yang dilakukan Susanto Nugroho, Direktur PT Vitapharm. Sejak Maret lalu, perusahaan dengan merek Viva Cosmetics ini telah melakukan antisipasi dengan mengubah sistem kerja menjadi dua shift.

"Sejak Covid kita diharuskan menjaga jarak. Ini yang paling sulit, terutama di ruang produksi karena sebelumnya karyawan bekerja secara berdekatan. Akibatnya, kami harus membagi jam kerja menjadi dua shift. Namun, dua shift ini tidak berpengaruh pada peningkatan produksi, tapi lebih bertujuan untuk menjaga jarak agar kami bisa mengikuti protokol kesehatan," katanya kepada SWA Online.

Perusahaan yang menaungi sekitar 700 karyawan ini juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan wabah Covid-19 baik di kantor maupun area pabrik. Protokol kesehatan itu di antaranya memakai masker yang telah dibagikan perusahaan secara periodik, mencuci tangan dan melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk ke lokasi pabrik atau kantor, dan selalu menjaga jarak.

Karyawan juga dihimbau membawa peralatan makan dan ibadah pribadi agar terjaga kebersihannya. Perusahaan juga rutin menyemprotkan desinfektan. "Lokasi perusahaan kami di samping jalan raya sehingga kemungkinan untuk diperiksa lebih besar. Oleh karena itu, sejak awal pandemi kami telah mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat. Alhamdulillah, meski telah disidak sampai beberapa kali, perusahaan kami dinyatakan aman," ujar Susanto.

Ia mengaku, untuk mempersiapkan hal tersebut tidaklah mudah. Manajemen memerlukan waktu hampir dua bulan untuk mensosialisasikan dan mendidik karyawan agar bersedia memakai masker dan bekerja sesuai aturan protokol kesehatan.

Sebagai bentuk sosialisasi pada karyawan dan masyarakat di sekitar lingkungan pabrik, perusahaan membagikan desinfektan secara cuma-cuma agar setiap rumah dibersihkan. "Di lingkungan sekitar pabrik ini banyak tempat tinggal/kos-kosan para karyawan kami. Jika mereka terkena Covid, maka akan berpengaruh juga terhadap produktivitas perusahaan," tutur dia.

Tidak hanya pada karyawan, Vitapharm juga berusaha mendidik seluruh stakeholder seperti supplier dan distributor untuk menerapkan protokol kesehatan dengan membagikan hand sanitizer dalam bentuk jerigen 5 liter. "Ketika itu kami ingin mendidik mereka agar tetap bersih dengan mencuci tangan," katanya.

Merespons perubahan perilaku konsumen khususnya di masa pandemi Covid-19, perusahaan pun melakukan trasformasi bisnis seperti memberi mandat kepada divisi SDM untuk melatih pegawai Vitapharm di seluruh lini, mengalihkan strategi promosi dan penjualan konvensional ke digital untuk mempromosikan produk di media sosial, serta meluncurkan produk terbaru hand sanitizer dan hand soap.

"Sejak awal pandemi, kami sudah menduga bahwa produk dekoratif seperti lipstik dan pemerah pipi akan turun. Untuk itu, kami memperkuat di produk bodycare dan face care," terang Susanto.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id



Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)