Terobosan Grup Wings Terapkan Protokol Kesehatan

Disinfectant chamber, salah satu inovasi Grup Wings yang dipasang di headoffice, kantor cabang dan pabrik. Alat ini bahkan dibagikan ke rumah sakit-rumah sakit agar penyebaran virus corona bisa ditekan

Menghadapi pandemi COVID-19, tidak sedikit perusahaan harus berjibaku menerapkan adaptasi kerja dan kebiasaan baru agar terhindar dari virus corona baru ini. Tidak hanya itu, berbagai upaya inovasi bisnis dan produk yang menjawab kebutuhan pasar di masa pandemi agar bisa menjaga kinerja bisnis dan melewati krisis.

Grup Wings melakukan berbagai upaya tersebut dengan kesadaran bahwa bisnis boleh terhambat demi menjaga ribuan karyawan yang bekerja di bawah grup bisnis yang bergerak di bidang FMCG ini. "Di head office Cakung saja ada lebih dari 1200 karyawan, belum di pabrik dan berbagai cabang di seluruh Indonesia," ujar Meriam Katombo, Direktur Human Resources PT Sayap Mas Utama (Grup Wings) menjawab wawancara khusus SWA Online melalui surel (02/10/2020). Untuk itu, perusahaan harus terus berupaya menjaga keamanan dan kesehatan karyawan agar terhindar dari virus corona.

"Pandemi virus COVID-19 telah mengubah pola hidup manusia dan perekenomian nasional. Pembatasan aktivitas manusia hampir di semua aspek tentunya berpengaruh terhadap pola konsumsi masyarakat. Dengan adanya kebijakan era normal baru saat ini, diharapkan seluruh masyarakat dan pelaku ekonomi dapat kembali perlahan-lahan memulai aktivitas mereka sehari-hari secara normal dengan tentunya menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah," imbuhnya.

Meriam mengungkapkan, Wings sendiri merupakan perusahaan yang diizinkan untuk beroperasi selama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dengan mematuhi protokol pemerintah. "Dalam menjalankan bisnis kami melakukan pembatasan kegiatan dan pembagian karyawan Work in office dan work from home. Semua kegiatan tatap muka dimaksimalkan melalui kanal digital. Dalam seminggu hanya sepertiga dari total karyawan yang bekerja di kantor, dilakukan secara bergantian per kelompok kerja dengan pola 2 minggu WFH dan 1 minggu WFO bagi karyawan sehat," jelasnya.

Ia menegaskan Wings menerapkan hal-hal lain yang menjadi kewajiban sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan. Seperti pemantauan suhu tubuh yang ketat beberapa kali sehari, hand sanitizer ada di setiap sudut ruangan dan meja, juga memperbanyak jumlah sarana cuci tangan, serta tas karyawan wajib melewati UV sterilize sebelum dibawa masuk kantor. Bagi karyawan yang memiliki keluhan gejala tidak enak badan tidak diperbolehkan untuk masuk ke kantor, dan diwajibkan untuk isolasi mandiri di rumah. "Kami juga membentuk Satgas COVID internal untuk memantau kondisi karyawan setiap harinya, dan mengedukasi karyawan setiap hari tentang bahaya COVID melalui layanan messenger digital dan email," ungkapnya.

Inovasi produk dari Nuvo

Tidak hanya di headoffice, Wings juga memperketat protokol kesehatan dalam menjalankan produksi dan distribusi barang. "Ini harus kami jalankan demi tetap terus menjalankan komitmen untuk dapat menyediakan kebutuhan masyarakat sehari-hari dengan baik. Meskipun adanya peningkatan permintaan semenjak wabah COVID-19 merebak, kami terus mengupayakan agar semua produk-produk kami tetap tersedia di seluruh channel penjualan sehingga dapat dengan mudah dijangkau oleh masyarakat," tuturnya.

Di masa pandemi ini, Wings tidak henti berinovasi melahirkan produk-produk baru yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat di tengah pandemi dan menjalani adaptasi kebiasaan barunya. "Kami menghadirkan produk disinfektan baru bermerek Wiz24 dan masker bedah bermerek Wingscare Protector. Tidak hanya itu, Nuvo juga inovatif mengeluarkan hand sanitizer spray berukuran saku," tuturnya. "Dari sisi nutrisi, Wings baru-baru ini meluncurkan susu UHT berkualitas bermerek Milku dengan harga terjangkau, sehingga dapat membantu pemenuhan nutrisi harian anak-anak Indonesia, sehingga terjaga daya tahan tubuhnya agar tidak cepat sakit," kata Meriam.

Di samping itu, Wings secara aktif juga selama kurang lebih 7 bulan sepanjang pandemi ini, membantu pemerintah dan berbagai organisasi melalui berbagai donasi dan social initatives untuk penanggulangan COVID-19, seperti melalui rumah sakit, BNPB, UNICEF, dan berbagai institusi pemerintah dan organisasi non profit lainnya. Diantaranya, melalui Yayasan Wings Peduli Kasih, perusahaan menyerahkan bantuan senilai Rp 25 Miliar, berupa 25.000 set alat pelindung diri (APD) dan alat bantu pernapasan (ventilator) untuk tenaga medis serta menyumbangkan sejumlah kebutuhan seperti hand sanitizer, hand wash, cairan disinfektan, detergent, shampoo, dan makanan pokok.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)