Tetap Terapkan Protokol 3M Meski Vaksin Sudah Tersedia

dr. Ede Surya Darmawan, SKM., MDM (Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI))

Para ahli menganjurkan masyarakat tetap menerapkan disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan meski vaksin Covid-19 sudah tiba nanti.

“Pada dasarnya menerapkan protokol kehidupan bersih dan sehat tidak hanya saat ada pandemi, namun diterapkan juga setelah pandemi Covid-19,” ujar Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Dr. Ede Surya Darmawan (1/12/2020).

Sejak tahun 1956, Indonesia sudah berhasil menghilangkan beberapa penyakit menular melalui imunisasi. Contohnya cacar dan difteri yang dapat ditangani dengan vaksin.

“Begitu vaksin Covid-19 diumumkan sudah aman dan manjur oleh BPOM, mari kita sama-sama dukung supaya ini bisa kita lakukan, karena vaksinasi sudah terbukti sebagai sarana kesehatan untuk menghilangkan penyakit,” ujar Dr. Ede.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk berkontribusi melalui program vaksin mandiri nantinya, seperti yang direncanakan pemerintah agar membantu mempercepat tercapainya target kekebalan kelompok yang diinginkan.

Dr. Ede menegaskan, kontribusi masyarakat dalam program vaksin mandiri tidak menemui kendala. Program vaksinasi nantinya ada yang bisa dibiayai pemerintah terutama bagi tenaga kesehatan. Adapun diharapkan program mandiri supaya prosesnya cepat, mengingat targetnya 70% dari jumlah populasi.

“Karena itu 3M itu tidak boleh lepas, perlu waktu lama untuk program vaksinasi,” jelas Dr. Ede.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)