Tiga Langkah Adaro Untuk Penanganan Pandemi

Okty Damayanti, Head of CSR Adaro Energy

Dalam upayanya ikut berkontribusi terhadap penanggulangan pandemi Covid-19, Adaro Energy menjalankan program yaitu ‘Adaro Berjuang Untuk Indonesia’. Hal ini disampaikan oleh Okty Damayanti, Head of Corporate Social Responsibility PT Adaro Energy Tbk., dalam Webinar Sarasehan bertema 'Encouraging Corporate Social Initiatives for Pandemic Solutions: Spirit Berbagi untuk Membangun Ketangguhan Bangsa', yang diselenggarakan SWA bersama Inventure.

Ia mengatakan ada 3 langkah yang dilakukan perusahaan. Pertama, Emergency Response. Ketika Covid-19 mulai merebak, Adaro langsung memberikan dukungan materi dan moril kepada BNPB. Kedua, Educational Campaign. Menggandeng beberapa media untuk kampanye tentang protokol kesehatan. Ketiga, Way Forward Action. Perusahaan menyadari pandemi belum selesai sehingga daya dan upaya yang telah dilakukan tahun 2020 akan diteruskan di tahun 2021.

“Adaro juga mendonasikan bentuk apapun yang memang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti ambulans, masker, ventilator, hand sanitizer, juga bahan makanan. Secara total yang disalurkan adalah Rp56,7 miliar,” ujar Okty.

Ia melanjutkan, pihaknya membantu mulai dari Aceh sampai Maluku, menjangkau sampai ke daerah pelosok yang alat-alat kesehatannya masih minim. Bantuan-bantuan itu dikoordinasikan juga pada anak-anak perusahaan. “Gotong royong ini tentu saja juga dilakukan di internal Adaro. Anak-anak perusahaan Adaro juga memberikan kontribusinya masing-masing,” ujarnya.

Di tahun 2021, perusahaan tambang batubara ini melanjutkan inisiatifnya. Antara lain, Okty menyampaikan, mengembangkan klinik lab untuk tes PCR, bekerja sama dengan PT Genomik Solidaritas Indonesia dengan 10 ribu spesimen per hari, kemudian juga mendukung dalam biaya transportasi vaksin sebesar 500.000 vials yang akan bekerja sama dengan BNPB dan Yayasan Satriabudi Dharma Setia.

Okty juga menegaskan bahwa komitmen perusahaan sangat tinggi terhadap kontribusi sosial ini, mengingat Adaro kini memiliki 8 pilar, salah satunya Adaro Foundation. “Ini menunjukkan bahwa berbagi adalah pilar Adaro dalam berbisnis, sehingga disejajarkan dengan pilar-pilar bisnis Adaro yang lain,” ucapnya.

Sementara itu penanganan pandemi di internal perusahaan sendiri, Okty menjelaskan, manajemen membuat crisis management plan yang memuat petunjuk tentang mitigasi dan mengontrol Covid-19 agar meminimalkan risiko dan dampak, dan membentuk task force team yang isinya 30 pemimpin bisnis di perusahaan yang setiap hari Selasa berdiskusi dipimpin oleh Wakil Direktur Utama.

Dalam rangka menerjemahkannya menjadi aksi nyata, diluncurkan mobile apps untuk mendeteksi gejala awal dan akses ke fasilitas kesehatan. Konsultasi kesehatan melalui Khealth mobile apps. Selain itu daily updates disebarkan ke seluruh karyawan yang isinya mengenai sebaran Covid-19 agar selalu waspada. “Kemudian vaksin juga sudah dilaksanakan. Bagi mereka yang sudah vaksin diminta untuk posting supaya yang lain termotivasi,” jelasnya dalam webinar.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)