Tingkatkan Kenyamanan Era Pandemi, DAMRI Gencarkan Safe on Bus

DAMRI memastikan keselamatan operasionalnya tidak mengendur menghadapi pandemi COvid-19 saat ini. BUMN bidang transportasi darat ini terus gencar melakukan sosialisasi Safe on Bus-nya untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan perjalanan bagi seluruh petugas dan pelanggan.

Sandry Pasambuna, Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis, mengatakan, sosialisasi dan keselamatan tersebut dilakukan secara komprehensif, mulai dari pengecekan kesehatan, inspeksi kelayakan armada, hingga pemanfaatan teknologi untuk pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Antara lain armada bus yang sudah melalui serangkaian proses inspeksi keselamatan (ramp check) serta pengemudi yang dinyatakan sehat dan bebas Covid-19, pemantauan kondisi jalan, dan menghindari terjadinya Aquaplaning/Hydroplaning atau kondisi di saat kendaraan melalui genangan air, dan mengurangi kecepatan berkendara saat cuaca hujan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, masih terkait pencegahan penularan Covid-19, DAMRI sudah melakukan berbagai antisipasi. Salah satu upaya yang paling efektif adalah physical distancing dengan menerapkan pengurangan okupansi maksimal 70%.

“Selain itu kami juga senantiasa mengingatkan kewaspadaan pelanggan, untuk physical distancing, selalu memakai masker, menjaga pola makan dengan asupan gizi seimbang, minum vitamin, istirahat yang cukup, dan memperbanyak minum air putih,” tambahnya.

Di samping melayani dan mengatur pelanggan supaya mengikuti ketentuan pencegahan Covid-19, Satuan Tugas DAMRI juga melakukan upaya terhadap kesehatan pekerja DAMRI. Beberapa upaya yang dilakukan yakni penyediaan hand sanitizer, sarung tangan, sterilisasi area perkantoran, dan wilayah kerja lainnya. Setiap harinya,pegawai operasional maupun yang harus bekerja di kantor akan didata kesehatannya dan jika ada yang sakit akan langsung ditangani oleh dokter perusahaan.

“Para ppekerja juga diberi dukungan vitamin agar tetap terjaga daya tahan tubuhnya. Hal ini agar tak hanya pelayanan kepada pengguna jasa yang berjalan lancar tapi seluruh pekerja DAMRI pun senantiasa sehat dan terhindar dari virus,” ungkapnya.

Sementara itu, dukungan teknologi pun dimanfaatkan dengan adanya DAMRI Fleet Management System (DFMS) yang mengacu pada pertukaran informasi antara armada kendaraan dengan platform pusat untuk mengoptimalkan kinerja armada agar tetap produktif. Serta DAMRI Tracking System dengan menempatkan perangkat GPS (Sistem Pemosisi Global) pada setiap armada untuk mengetahui lokasi akurat. Selain pemasangan GPS, juga pemasangan CCTV pada setiap bus membantu pemantauan setiap aktivitas di dalam bus guna mencegah hal yang tidak diharapkan.

Selain itu juga DAMRI juga memiliki DAMRI Central Control Room (DCCR) yang berada di Kantor Pusat maupun Kantor Cabang untuk mengamati dan mengendalikan kondisi operasional. “Dengan adanya DCCR menginformasikan keadaan bus yang sekiranya perlu untuk melakukan perawatan maupun pergantian onderdil dengan mudah dan cepat,” jelas Sandry.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)