Toffin Indonesia Batasi Kunjungan Showroom Cegah Penyebaran Covid-19

CEO PT Toffin Indonesia, Tony Arifin

Selama pandemi, PT Toffin Indonesia atau Toffin Indonesia membatasi kunjungan mitra ke coffee showroom mereka. Apabila sebelumnya para mitra bisnis bebas mengunjungi showroom, sekarang harus melakui perjanjian dengan tim yang bersangkutan.

Tidak hanya itu, kegiatan di creative hub Toffin Indonesia pun ikut dibatasi. Untuk kegiatan training, para expertise selalu dibekali masker, sarung tangan khusus, dan faceh shield. Jumlah mitra yang hadir juga dibatasi sehingga tetap memberikan kenyamanan baik bagi para mitra dan juga expertise Toffin Indonesia.

Penerapan protokol kesehatan pun tak luput dilakukan. Perusahaan penyedia produk dan jasa di industri kopi ini menerapkan aturan pengukuran suhu badan karyawan dan mitra yang datang ke PT Toffin Indonesia. Apabila suhu tubuh diatas 37.3 derajat Celcius maka tidak diperkenankan untuk masuk. Karyawan dan mitra juga diwajibkan jaga jarak dan menggunakan masker.

Head of Marketing Toffin Indonesia, Ario Fajar mengatakan hand sanitizer ditempatkan di berbagai lokasi strategis. Mulai dari pintu masuk, ruangan kerja, mesin absensi, di seluruh ruangan masing-masing divisi, di berbagai ruangan creative hub, ruang tunggu mitra, dan masih banyak lagi

“Selain itu, kami melakukan pembersihan berkala menggunakan desinfektan ke seluruh sudut kantor,” ujar Ario pada SWA.

Toffin juga memberikan kelonggaran untuk bekerja dari rumah bagi karyawan yang memiliki kontak dengan OTG (orang tanpa gejala) atau memiliki orang tua serta kerabat yang berpotensi terpapar virus.

Namun, pembatasan kegiatan bukan berarti ruang gerak karyawan Toffin Indonesia turut dibatasi. Ario menambahkan pandemi membuat para karyawan semakin inovatif dalam menciptakan cara interaksi baru meski via daring.

Contohnya, di awal masa pandemi tim marketing Toffin Indonesia aktif mengeluarkan berbagai program baru. Pertama, perusahaan mengeluarkan program Homepreneur yang bertujuan membantu para teman-teman yang kehilangan pekerjaan akibat pendemi ini. Hasilnya, perusahaan sukses menjaring lebih dari 700 peserta pada hari pertama pembukaan.

Kedua, Toffin Indonesia meluncurkan program terbaru Toffin E-Learning Center yaitu platform edukasi berbasi digital yang diisi oleh para mentor berpengalaman di industri kopi.

Platform edukasi ini memiliki 3 program utama yaitu skill, sebuah program yang dibuat untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di industri kopi atau bisnis food and beverage agar lebih kompetitif. Lalu ada program menu creation yaitu program yang diciptakan untuk menjadi referensi bagi business owner, barista, bartender, atau departemen pengembangan menu untuk mengkreasikan minuman yang inovatif dan kompetitif. Yang terakhir adalah business, yaitu program yang dibentuk untuk memperluas wawasan, pengetahuan, strategi, bisnis industri kopi.

“Hubungan Toffin dengan karyawan dan mitra kini semakin direkatkan dengan adanya platfrom daring. Untungnya di masa seperti ini baik tim maupun mitra kami sudah teredukasi dengan baik sehingga kami tidak memiliki kendala yang berarti,” tutup Ario.

Tags:

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)