Upaya Linkaja Lindungi Karyawan dari Potensi Covid-19

Pengaturan tempat duduk karyawan dengan menjaga jarak. (Dok. Linkaja)

Di masa pandemi Covid-19 ini, banyak perusahaan yang berupaya untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat, termasuk PT Fintek Karya Nusantara (Linkaja). Dompet digital milik BUMN ini pun melakukan tindakan preventif dengan penerapan protokol kesehatan, seperti memakai masker, pengukuran suhu tubuh bagi karyawan, dan menyediakan area cuci tangan.

Untuk melindungi karyawan selama pandemi Covid-19, perusahaan juga memberlakukan sistem kerja work from home (WFH) dan work from office (WFO). Perusahaan membagi jadwal kerja menjadi Tim A & Tim B untuk masing-masing grup/unit.

"Seluruh karyawan selalu mengisi form assessment ketika akan bekerja di kantor," ujar Kannya Fitrie Kusumaningtyas, People Development, Culture & Engagement Senior Associate Human Resource Strategic pada SWA Online.

Kannya menegaskan, bagi karyawan yang berusia lebih dari 45 tahun/memiliki riwayat penyakit yang berhubungan dengan pernafasan (paru-paru), diabetes, hipertensi, autoimun/ tinggal dengan orang tua dengan usia di atas 70 tahun/ tinggal dengan balita diperintahkan untuk melakukan WFH.

Karyawan juga dianjurkan untuk menghindari penggunaan transportasi umum massal dan beralih ke transportasi pribadi atau umum non massal. Untuk karyawan yang diharuskan ke kantor namun hanya ada pilihan menggunakan transportasi umum massal (KRL, Bus, MRT, dan lainnya), maka dapat memilih jadwal bekerja guna menghindari penumpukan transportasi umum, yaitu pukul 7 – 15 atau pukul 11 – 19.

"Meeting di kantor maksimal 10 orang dengan jarak minimal 1 meter tiap orang," tambahnya.

Sementara bagi karyawan yang harus melakukan perjalanan dinas, maka harus memperoleh persetujuan dari C Level terkait. Setelah melakukan perjalanan dinas/pribadi, karyawan diwajibkan untuk karantina selama 14 hari.

Menurut Kannya, sejauh ini WFH dan protokol kesehatan masih terus dijalankan dengan ketat tanpa mengurangi produktivitas kerja karyawan dan sambil terus menjaga level of employee engagement dengan memanfaatkan berbagai platform komunikasi sehingga karyawan tetap update dan melalui berbagai aktivitas virtual.

Adapun berdasarkan survei Snapchart Indonesia dari Juni hingga Agustus 2020, Linkaja menjadi salah satu brand aplikasi dompet digital dengan user atau pengguna terbesar. Linkaja dinilai gencar melakukan promosi dan menjalin kerjasama dengan banyak merchant sehingga dikenal oleh konsumen.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)