Vending Machine Khusus Masker, Upaya Menekan Penyebaran Covid-19

Gerakan Masker untuk Indonesia bersama perusahaan rintisan Atlas dan Senayan City Mall meresmikan vending machine khusus masker untuk mendukung upaya pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19. Inisiatif ini juga dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengenakan masker dan menjaga ketersediaan masker di mal.

Kevin Osmond, relawan gerakan Masker untuk Indonesia mengatakan, peluncuran dua vending machine tersebut menjadi inisiatif Masker untuk Indonesia dalam menyediakan masker kain dengan cepat dan mudah. Selain itu, dapat menghindari interaksi berlebih dengan orang lain karena konsep transaksi yang self-service, hanya perlu waktu 30 detik, dan mendukung sistem transaksi digital dengan metode pembayaran berbasis QR.

“Kami terus berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memakai masker sekaligus berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Saat ini masker telah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari dan dengan dapat diakses dengan mudah melalui vending machine pintar Atlas, kami ingin memudahkan orang untuk tak hanya melindungi diri tapi juga sesama,” ungkapnya.

Sebelumnya, masker dari gerakan ini hanya dapat diperoleh melalui pemesanan online yakni website maskeruntuk.id maupun marketplace. "Dengan vending machine ini dapat memberi kemudahan akses masker pada masyarakat luas untuk meredam tingkat penyebaran Covid-19 di Indonesia, apalagi di kala tingkat penyebaran virus masih belum bisa terkendali dengan baik,” ujar Co-founder Atlas, Archie Carlson.

Vending machine ini dapat ditemukan di area Crystal Lagoon, lantai LG. Sejak awal Oktober lalu, material masker kain yang disediakan di Masker untuk Indonesia sudah ditingkatkan mengikuti standar WHO, yakni masker kain 3 lapis dengan bahan sesuai fungsi dan kegunaannya.

Lapisan dalam adalah 100\% katun, lapisan tengah yakni spunbond, dan lapisan paling luar terbuat dari bahan sintetis dengan polyester 95\% dan spandex 5\%. Hingga saat ini, vending machine Masker untuk Indonesia menyediakan 18 desain masker kain hasil kolaborasi seniman, UMKM, serta sejumlah selebriti tanah air.

“Hadirnya vending machine ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian pengunjung untuk tetap menggunakan masker di area publik guna menjaga kesehatan bersama," kata Jaclyn Halim, Leasing & Marketing Communication GM Senayan City yang menyebut tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan kembali meningkat hingga 300\%, dari 476.973 pengunjung di awal merebaknya Covid-19 dan mencapai 1.478.281 pada akhir Juli 2020.

Harapannya, dengan ditambahnya akses masker kain ini, pengunjung tak hanya mendapat akses ketersediaan masker kain namun juga bisa bergerak bersama menahan laju penyebaran dengan ikut berkontribusi dalam program Pesan 1 Berbagi 3, yakni setiap pemesanan 1 masker, pemesan sekaligus berbagi 3 masker ke masyarakat yang membutuhkan.

"Di tengah berlakunya PSBB transisi di Jakarta, Senayan City telah memberlakukan protokol pencegahan Covid-19 dengan ketat, seperti wajib menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh, penggunaan hand sanitizer, jaga jarak minimal 1 meter, UV-C sterilizer for shopping bags hingga touchless experience seperti di area lift dan parking system," terangnya.

Hingga 2 November 2020 gerakan Masker untuk Indonesia telah menyalurkan lebih dari 631.000 masker kain untuk masyarakat yang membutuhkan. Melalui mitra distribusi, masker donasi telah tersebar hingga ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, NTT, Maluku Utara, hingga Papua Barat.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)