Waspada Kenaikan Kasus Covid-19, Belajar dari Pengalaman Libur Panjang Sebelumnya

Melihat pengalaman tiga kali libur panjang yang lalu, selalu terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan setelahnya. Menghadapi libur tahun baru mendatang, Satgas Covid-19 mengimbau masyarakat untuk selalu waspada.

“Saat libur 4 hari Idul Fitri lalu terjadi peningkatan kasus sampai 70%, angka per hari yang tadinya 600 menjadi 1.100. Kemudian libur pada Agustus yang lebih lama harinya, bahkan saat itu angka positivity rate-nya juga naik sampai 3,9%, ini menunjukkan laju penularan di tengah masyarakat sangat signifikan,” ujar Dewi Nur Aisyah, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, dalam webinar bertajuk ”Covid-19 dalam Angka: Belajar dari Pengalaman Libur Panjang”.

Dewi mengatakan, ada beberapa faktor yang harus menjadi perhatian ketika kasus bertambah. Pada level nasional, dampak libur panjang mulai terlihat pada 3 pekan setelah liburan, di mana positivity rate meningkat 1,30% secara absolut dibandingkan pekan sebelumnya. Meskipun jumlah pemeriksaan menurun, namun angka kumulatif mingguan naik menjadi 31,847.

“Penularan semakin tinggi pada pekan ketiga dan keempat setelah libur panjang hingga kenaikan absolut 3,87%,” ujarnya.

Ia melanjutkan bahwa yang perlu dilihat pada libur panjang itu adalah angka positivity rate, anga pada libur panjang 28 oktober-3 November adalah 13,44%. Sementara positivity rate sekarang mencapai 17%.

“Apakah jumlah kasus positif yang bertambah adalah karena jumlah yang dites juga bertambah. Maka yang perlu diperhatikan adalah positivity rate-nya. Saya mau menyampaikan bahwa memang sesudah libur panjang angka penularan bertambah,” ujarnya.

Hal lain lagi yang perlu diperhatikan selain penambahan kasus, kata Dewi, yaitu angka kematian. Angka kematian terus meningkat sejak 1 pekan setelah libur panjang, inilah yang juga harus diwaspadai kenapa fatalitas terus bertambah.

Dewi menjelaskan bahwa sebetulnya libur panjang bisa tidak menjadi masalah jika tidak ada variable lain, yaitu peningkatan mobilitas. Ketika ada peningkatan mobilitas penduduk ke tempat yang sama dalam satu waktu, maka terjadi potensi kerumunan, kepatuhan 3M menjadi sulit ketika kerumunan semakin banyak, sehingga meningkatkan penularan, akhirnya penambahan kasus melonjak. “Kalau libur tetapi tetap di rumah saja sebenarnya tidak ada masalah,” tuturnya.

Ada 4 provinsi yang terdampak libur panjang bulan Oktober 2020, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. “Kebanyakan orang keluar dari Jakarta ke tujuannya paling tinggi yaitu Jawa Tengah dan Jawa Barat. Lalu ketika dia balik lagi ke Jakarta maka terjadi peningkatan penularan di kluster keluarga,” ujar Dewi.

Dewi menyampaikan, di Jakarta pada saat libur panjang, angka keterpakaian tempat tidur RS rata-rata sebesar 60%. Kemudian meningkat terus, pada Desember menjadi 73% atau naik 13% setelah periode libur panjang Oktober tersebut. Sementara itu di Jawa Barat, peningkatannya 20%. Jawa Tengah kenaikannya 14%, dan Jawa Timur kenaikannya 24%.

“Kami dari Satgas Covid-19 sangat berharap kalau bisa keterpakaian tempat tidur RS di bawah 70%. Karena kalau ada peningkatan kasus lagi maka tidak bisa tertampung dan berdampak ke angka fatalitas,” ucapnya.

Satgas Covid-19 mengimbau, jika mendesak haru bepergian di liburan akhir tahun ini supaya menjadi pelaku perjalanan yang bertanggung jawab. Ketika melakukan perjalanan pastikan protokol kesehatan wajib dilaksanakan. Tunda perjalanan jika sakit, pernah kontak dengan suspek atau positif Covid-19, dan jika sedang menunggu hasil tes Covid-19. Memenuhi persyaratan pelaku perjalanan, serta mengecek kondisi Covid-19 dan fasilitas kesehatan tempat tujuan.

“Yang harus dihindari ketika liburan di masa pandemi karena berisiko tinggi, yaitu merayakan malam tahun baru berisiko, perjalanan meningkatkan risiko, bahaya mengunjungi keluarga lansia, perayaan ibadah keagamaan yang tidak mengindahkan kapasitas dan ventilasi ruangan ibadah,” ujar Dewi.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)