Kimia Farma Bayar Dividen Rp98 Miliar

RUPST PT Kimia Farma (Persero) Tbk  memutuskan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp98 miliar atau 30% dari laba bersih tahun buku 2017 sejumlah Rp331,7 miliar.

Hasil RUPST itu juga memutuskan perubahan susunan pengurus Kimia Farma.  Keputusannya adalah  mmberhentikan  Farid Wadjdi Husain dan Dewi Fortuna Anwar. Kemudian, mengangkat Untung Suseno Sutarjo,  Nurrachman dan Chrisma Aryani Albandjar sebagai komisaris.

Direktur Utama Kimia Farma, Honesti Basyir, menjelaskan, thun 2017  perseroan berhasil membukukan total aset  Rp6,1 triliun, atau naik 32,16% dari dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp4,612 triliun. Pertumbuhan ini terutama karena adanya peningkatan aset tetap, terutama aset dalam penyelesaian, yang bertujuan baik untuk meningkatkan kapasitas produksi maupun upaya untuk meningkatkan kemandirian pengadaan bahan baku baik di holding maupun entitas anak.

Di tengah ekspansi dan akselerasi bisnis yang tengah gencar dijalankan, Kimia Farma juga berhasil membukukan laba bersih  Rp331,71 miliar atau meningkat  22,13% dari tahun 2016 sebesar Rp271,598 miliar. Pencapaian ini didukung oleh pendapatan usaha  Rp6,13 triliun atau meningkat 5,44% dari tahun 2016 sebesar Rp5,81 triliun. Pencapaian laba bersih ini juga didukung oleh upaya pengendalian beban usaha yang tercermin dari pencapaian EBITDA Margin Rp600 miliar atau meningkat 20,9% dari tahun 2016 sebesar Rp496 miliar.

Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan tahun 2017 mencapai Rp1,15 triliun atau melonjak 145,31% jika dibandingkan dengan tahun 2016 sebesar Rp467,56 miliar yang digunakan untuk modal kerja, investasi rutin, dan pengembangan usaha.

Pada 2017, Kimia Farma telah mencanangkan  tiga program prioritas, yakni peningkatan sumber daya manusia yang andal dan kompeten; digitalisasi; dan aliansi strategis.

Tahun ini,  manajemen melanjutkan konfigurasi portofolio bisnis yang terkoordinasi dengan sinergis, mengintegrasikan seluruh rantai bisnis melalui proses digitalisasi, pembentukan Transformation Management Office (TMO) yang sudah dimulai sejak Januari 2018 untuk mendorong pengingkatan Sumber Daya Manusia, dan mengakuisisi beberapa perusahaan dalam memperluas pangsa pasar.

Ekspansi bisnis tahun ini sudah gencar dilakukan sejak awal tahun. Pada Maret 2018, Kimia Farma resmi memiliki entitas anak yang baru, yakni Kimia Farma Dawaa yang ditopang oleh 31 gerai apotek di Mekkah dan Jeddah, Arab Saudi. Di samping melakukan peluncuran produk seperti Marcks’ Teens Compact Powder, Marcks’ Mousterizer, MyDekla, Diares, dan sebagainya, Kimia Farma juga akan melakukan produksi komersial pabrik-pabrik yang menghasilkan Bahan Baku Obat (BBO) untuk pencapaian margin yang lebih baik. Untuk peningkatan source of revenue, akan memaksimalkan pengoperasian fasilitas produksi Banjaran, fasilitas produksi rapid test, Marcks’ Venus Aesthetic Clinic, dan Klinik Hemodialisa.

Dalam aspek digitalisasi, pembuatan aplikasi Track & Trace yang bekerja sama dengan Badan POM telah memasuki tahap roll-out. Aplikasi ini berfungsi untuk melindungimasyarakat terhadap pemalsuan produk obat dan makanan.

Perseroan saat ini memiliki anak perusahaan untuk mendukung bisnis utamanya yaitu PT Kimia Farma Apotek (retail kesehatan), PT Kimia Farma Trading & Distribution (trading & distribution), PT Sinkona Indonesia Lestari (manufaktur kina dan turunannya), PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (manufaktur bahan baku obat).

Hingga Maret 2018, perseroan telah memiliki 1.009 jaringan  apotek, dengan 522 klinik kesehatan, 47 laboratorium klinik, 10 optik dan memilki 47 cabang trading & distribution.

Susunan Komisaris dan Direksi  Kimia Farma

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama: Untung Suseno Sutarjo
Komisaris Independen: Wahono Sumaryono
Komisaris Independen: Nurrachman
Komisaris: Muhammad Umar Fauzi
Komisaris:Chrisma Aryani Albandjar

Dewan Direksi:

Direktur Utama: Honesti Basyir
Direktur Keuangan: IGN Suharta Wijaya
Direktur Pengembangan Bisnis: Pujianto
Direktur Produksi dan Supply Chain:Verdi Budidarmo
Direktur Umum dan Human Capital: Arief Pramuhanto

 

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)