Nilai Budaya Indonesia dalam Lembaran Alleira Batik

Menjadi warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO, batik adalah kebanggan bangsa yang patut dipertunjukkan. Hal ini membawa Alleira, batik premium Indonesia, untuk senantiasa mengangkat nama batik ke kancah internasional. Inovasi tak hentinya dilansir Alleira dengan tampilan desain terbarunya untuk setiap musim. Alleira ingin menjadikan batik sebagai daily fashion masyarakat Indonesia lewat kebanggaan akan salah satu heritage milik Indonesia.

Alleira didirikan tahun 2005 dengan modal awal Rp30 juta dan pegawai hanya empat orang. Garasi menjadi cikal bakal lahirnya Alleira yang kini menjadi salah satu batik modern terbesar di dunia fashion. Keinginan Alleira mengangkat batik sebagai fashion internasional  dengan desain dan bahan berkualitas tinggi.

“Proses batik dan kualitas yang baik adalah prioritas kami,” ungkap Lisa Mihardja, CEO Alleira Batik.  Alleira Batik berusaha menghadirkan koleksi yang menjadi bagian dari gaya hidup pria dan wanita yang selalu ingin tampil modis. Pemilihan bahan menjadi perhatian karena memprioritaskan kenyamanan bagi semua fashionista.

Batik yang dulunya masih dianggap sebagai pakaian tradisional menjadi pekerjaan rumah Alleira untuk memperkenalkannya lebih modern. Menjadikan batik sebagai “fashion lifestyle”, Alleira berhasil mengubah persepsi batik yang konvensional dan kuno. Lisa  terinspirasi dari kesuksesan Burberry, yang mengembangkan motif tradisional “tartan” ke dalam berbagai produk lifestyle dan diterima oleh masyarakat global. “Dengan konsep yang sama, saya ingin batik juga menjadi suatu elemen fashion yang mendunia. Bagi saya, batik tidak hanya sebatas kain/pakaian, melainkan sebuah karya seni,” ungkapnya.

Keinginan Alleira ini awalnya bukanlah hal yang mudah dan situasi berubah ketika Alleira dipakai oleh beberapa tokoh masyarakat. Menggabungkan antara sisi tradisional dan modernitas fashion melalui desain yang fashinable, menjadikan Alleira mampu unjuk gigi. “Sekarang Alleira menjadi luxury brand di Indonesia dan butik kami disejajarkan dengan brand-brand internasional di mall. Alleira Batik telah memiliki 11 butik di Jakarta dan 1 butik di Medan serta tersebar di beberapa department store papan atas di Indonesia seperti, Metro, Sogo, Centro Parkson dan Galeries Lafayette. Kemudian terdapat juga di SOHO New York, Amerika,” ujar Lisa Mihardja.

Tak berhenti di situ saja, Alleira tetap menjalankan strategi untuk mendongkrak nama besarnya.  Lewat desain dan kualitas baju serta aksesoris, Alleira mempromosikan batik Indonesia secara internasional. Alleira juga berusaha menambah eksistensi di pasar Eropa, Amerika dan  merambah dunia e-commerce. “We want to preserve the tradition, but do not want to be traditional company,” jelasnya.

Alleira merupakan brand Batik modern kontemporer yang tidak meninggalkan sejarah dan nilai batik yang kental akan sisi tradisional. Semua proses pembuatan batik Alleira masih alami sesuai dengan pakemnya. Berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri telah diraih Alleira sebagai jenama batik terbaik di Indonesia dan telah digunakan diantaranya oleh Bill Gates, Prince Hakoon (Norwegia), Daniele Masaro, Philip Kotler, dan Richard Gere.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)