Winn Gas, Kembalinya Sang Penguasa Pasar sebagai Brand Terbaik

Thomson, Direktur Pemasaran Winn Appliance
Thomson, Direktur Pemasaran Winn Appliance, produsen regulator kompor gas merek Winn Gas

Tahun 2019, Winn Gas kembali meraih posisi puncak dalam Indonesia Best Brand Award (IBBA), penghargaan untuk merek terbaik berdasarkan survei konsumen, di kategori regulator kompor gas. Sebelumnya, di tahun 2018, posisinya digeser oleh Quantum. Dua merek regulator ini memang bersaing ketat. Bahkan, dalam survei IBBA 2019, angka brand value (berdasarkan penilaian konsumen) nyaris sama (49).

Winn Gas adalah merek regulator kompor gas produksi PT Winn Appliance, perusahaan yang didirikan Ridwansyah Sirait pada akhir 1980-an. Sejak awal, perusahaan ini memang memproduksi regulator kompor gas, tetapi kemudian menambah lini produksi dengan menciptakan produk kompor gas.

Di pasar regulator kompor gas, Winn Gas adalah penguasa pasar. Merujuk pada angka yang diungkapkan Thomson, Direktur Pemasaran Winn Appliance, pangsa pasar Winn Gas mencapai 60%. Setiap tahun, penjualannya rata-rata tumbuh 5-10%, dan targetnya tahun ini juga berkisar di angka tersebut. “Tapi, tahun depan kami optimistis penjualan akan naik. Hal ini disebabkan sudah stabilnya politik setelah terbentuknya susunan kabinet. Tahun depan saya melihat adanya kondisi yang positif di pasar. Harapannya, pemerintah bisa melindungi pabrikan dalam negeri,” kata Thomson.

Dalam menjalankan promosi, Winn Gas memiliki tim yang begerak untuk mencari event apa yang cocok diikuti, misalnya pameran yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian dan instansi pemerintah lain. Selain itu, juga menyasar langsung ke masyarakat dengan mengikuti event-event di sekolah ataupun ibu-ibu arisan. Kemudian, Winn Gas juga mengedukasi cara membuka dan menutup regulator dengan benar. “Strategi kami lebih kepada mengedukasi masyarakat, bukan pada penjualan. Tempat yang disasar adalah sekolahan, pasar, ibu-ibu arisan, ibu-ibu rumah tangga,” Thomson menambahkan.

Untuk pemasaran Winn Gas secara offline, Winn Appliance masuk ke Carefour, Giant, Mitra10, Alfamart, Indomaret, dan jaringan ritel lain. “Kami memang harus menyasar toko-toko dan daerah kecil agar dikenal oleh masyarakat,” ujar Thomson. Di samping itu, juga masuk ke e-commerce, antara lain JD.id dan Tokopedia.

Menurut Thomson, pabrikan regulator saat ini ada 4-5 perusahaan. Ia mengklaim, keunggulan Winn Gas ada pada kualitas produk dan membuat pemakaian gas lebih hemat. Setiap produk yang telah selesai diproduksi dibawa ke lab untuk diperiksa satu per satu. Sesudah pengujian kualitas, regulator tersebut diedarkan ke masyarakat.

Seluruh produk gas dan peralatan dapur Winn Appliance telah melalui tes, disetujui, dan diverifikasi oleh Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI), serta mendapatkan ISO 9001: 2008. “Kami tidak ingin masyarakat menggunakan regulator yang hanya tahan sebulan. Makanya, kami menciptakan regulator yang bisa tahan sampai lima tahun. Kami juga melakukan survei untuk menjaga kualitas produksi dan menjaga posisi pasar,” Thomson menandaskan.

Aktivitasnya di media sosial baru memberikan informasi tentang produk Winn Gas dan garansi, serta menampung komplain konsumen. Thomson mengakui, saat ini pihaknya masih dalam tahap belajar menghadapi Industri 4.0, yang mana terjadi perubahan yang sangat cepat. “Saat ini kami memiliki tim yang sedang belajar ke arah sana. Jika kami tidak mengikuti perkembangan ini, kami akan tertinggal. Kami juga sedang memperbaiki R&D dan semua divisi perusahaan, termasuk manajemen mutu untuk mengahadapi era digital,” tutur Thomson.

Ia menambahkan, Winn Appliance memiliki delapan orang di bagian R&D. Mereka bertugas menjaga kualitas produksi bahan baku, barang setengah jadi, sampai barang jadi. Selain itu, tim R&D juga menginisiasi inovasi. Winn Appliance melakukan benchmark di Italia dan Jerman. Kedua negara tersebut memiliki teknologi dan konsep yang baik dalam hal regulator gas. Mereka sudah tidak menggunakan timah, tetapi memakai bahan komposit atau sejenis plastik.

Perusahaan ini menjalankan aktivitas produksinya di pabrik Cikarang, dengan 500 karyawan. Produknya didistribusikan ke wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Makassar, Medan, dan Palembang, kemudian disalurkan ke agen-agen kecil yang menjual produk ini ke end user. Winn Appliance memproduksi sekitar 20 ribu unit regulator per hari; ada 20-an tipe, termasuk regulator tekanan tinggi dan tekanan rendah. (*)

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)