5 Bank Nasional Dukung Pembiayaan KPA Sakura Garden City

Robert Yapari Wakil Presiden Direktur PT Sayana Integra Properti bersama mitra perbankan nasional yang mendukung penyaluran KPA.

Untuk meyakinkan calon pembeli berbagai cara unik dilakukan untuk menjual produknya baik landed house ataupun apatermen. Salah satu cara unik yang dilakukan PT. Sayana Integra Properti (SIP) -pengembang Sakura Garden City (SGC) adalah membangun 2 tower apartemen dan menyediakan 5 Bank sebagai pendukung KPA proyek SGC.

Kelima Bank Nasional papan atas tersebut antara lain Bank BTN, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon. Kelima Bank Nasional ini bekerjasama dengan Sakura Garden City untuk medukung penjualan produk apartemen melalui penyaluran Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). "Tidak menutup kemungkinan masih ada bank lain yang akan bergabung seperti Bank BRI," kata Robert Yapari Wakil Presiden Direktur PT Sayana Integra Properti.

Kerjasama antara SGC dengan 5 bank nasional ini ditandai dengan penandatanganan yang dilakukan oleh Wakil Presiden Direktur PT Sayana Integra Properti Robert Yapari dan perwakilan bank seperti Feri Andajaya (CEO BNI Wilayah Jakarta Kemayoran), Bank BTN - Suryanti Agustinar (Senior Vice President Bank BTN), Winardi Legowo (Vice President Bank Mandiri wilayah area Jakarta Pasar Rebo), Novlia Dwi Astine (Mortgage Developer Business Head Bank CIMB Niaga) dan Baraningrum (Senior Vice President Bank Danamon).

Diakui Robert, penandatanganan kerja sama ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk dapat menikmati fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) di Superblok SGC. Dengan fasilitas KPA ini, maka harga cicilan akan ringan. Mulai dari harga 500 juta an atau cicilan 4 juta an/bulan masyarakat sudah dapat memiliki hunian eksklusif dengan segala fasilitas premium yang berada di kawasan superblok terbesar di Jakarta Timur.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, segmen kelas menengah dan menengah ke atas tumbuh dan permintaan akan rumah meningkat dengan cepat, dengan adanya fasilitas KPA ini masyarakat semakin dimudahkan dalam memiliki hunian eksklusif yang mampu meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidupnya di SGC.

Hunian superblok yang berada di atas lahan seluas 10 hektar di Jakarta Timur yang akan menghadirkan 12 tower kondominium, lifestyle mall, ruko, premier hotel, office tower, dan pusat F&B. Pembangunan SGC akan dilakukan melalui empat tahap. Tahap I : 4 Tower Strata Apartemen Middle Grade & Ruko Retail Promenade, Tahap II : 4 Tower Kondominium Middle-Up Grade, Tahap III : 4 Tower High End Luxury Suites dan Tahap IV : 1 Gedung Perkantoran dan 1 Gedung Hotel Bintang 4.

Pembangunan Tower pertama (Cattleya) akan selesai di tahun 2020 dan penyelesaian Tahap 4 dijadwalkan pada tahun 2024. Pengembangan empat bangunan apartemen dengan total 2.200 unit dan 80 unit ruko direncanakan untuk Tahap 1.

Tower Cattleya terdiri dari 28 lantai, luas per lantai 1.450 m2 total luas 29.300 m2, dengab 36 unit per lantai dan totalnya sekitar 694 unit. SGC menawarkan berbagai tipe seperti tipe Studio (29.9 m2), Studio Plus (36.5 m2), 1 Bedroom (49.4 m2), tipe 2 Bedrooms (66.4 m2), tipe 3 Bedrooms (92.7 m2), Garden Loft (93.6 – 176.5 m2), dengan harga jualnya sekitar Rp 20 juta/m2.

Menurut Robert, meskipun belum dipasarkan secara resmi hingga akhir September, unit di tower I telah terjual sekitar 40% dari total unit yang ada. " Launching penjualan secara resmi akan dilakukan November mendatang dan ditargetkan unit di tower I, habis terjual diakhir tahun ini," katanya.

 

 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)