Apartemen Majestic Point Serpong Memiliki Captiva Market Mahasiswa UEU

Membeli unit apartemen bisa menjadi ladang investasi lantaran tidak melulu harus ditempati sendiri. Pemilik bisa menyewakan unitnya agar mendapatkan keuntungan ganda, pertama dari capital gain kenaikan harga apartemen yang meningkat tiap tahun. Kedua, dari passive income yang dibayar penyewa tiap bulan atau tahunan.

Namun, untuk meraih keuntungan ganda tersebut harus jeli memilih unit apartemennya. Bagaimana caranya? “Lokasi harus strategis, desain interior dan perabotan fully furnished serta reputasi pengembang. Apalagi jika apartemen itu sudah memiliki captive market, misalnya di lingkungan kampus atau perkantoran maka akan lebih mudah untuk mencari penyewanya secara kontinyu,” jelas Marcellus Chandra, Direktur PT Prioritas Land Indonesia, pengembang Apartemen Majestic Point Serpong di Tangerang, Banten (3/3/2020).

Marcellus mengklaim, penjualan pasar kedua (second market) Apartemen Majestic Point Serpong (MPS) tinggi. Apartemen ini terdiri atas dua menara memiliki ketinggian 32 lantai yang terdiri dari 900 unit apartemen dan dilengkapi dengan 50 unit sarana pendukung berupa kios, SOHO (Small Office Home Office), dan ruko (rumah toko). MPS juga terdiri dari dua tower, yakni Tower Lucia dan Tower Khan. dan terletak di kawasan segitiga emas Serpong, yakni Summarecon, Karawaci, dan BSD City.

MPS juga mudah diakses hanya 5 menit menuju pintu tol Jakarta dan Merak, dan 15 menit menuju pintu tol Jorr Jakarta – Serpong. Dikelilingi oleh beberapa universitas / sekolah ternama, seperti Universitas Pelita Harapan Karawaci, Swiss German University, Jakarta Nanyang School, Universitas Bina Nusantara, Prasetya Mulya, Stella Maris International School, dan Sekolah Tarakanita

Menurut Marcellus, Apartemen Majestic Point Serpong bermitra dengan Universitas Esa Unggul (UEU) untuk program internasional sejak tahun 2018. Kerja sama ini merupakan langkah strategis pihak PLI dan Esa Unggul demi saling menguntungkan kedua belah pihak. Kampus Esa Unggul Program Internasional berada di area podium dengan luas 1.000 meter persegi atau terdiri dari dua lantai.

Universitas Esa Unggul sengaja menjadikan Gading Serpong sebagai pusat untuk program internasional karena wilayah ini sangat mendukung, baik dari segi infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi yang baik. “Area Gading Serpong dengan segmen market menengah atas menjadikan daerah ini sebagai lokasi paling tepat dan Universitas Esa Unggul saat ini telah menjalin kerja sama dengan sejumlah universitas di berbagai negara, seperti Korea, China, Taiwan dan Malaysia, “ungkap Direktur Kampus Internasional Gading Serpong Universitas Esa Unggul, Fransiskus Adikara.

Kampus Esa Unggul sudah buka di MPS dengan total 100 mahasiswa dari daya tamping 600 mahasiswa. Dengan adanya Apartemen MPS, maka ini adalah apartemen pertama yang satu gedung dengan kampus, sehingga memudahkan mahasiswa untuk tinggal dan belajar di lokasi yang sama.

Saat ini harga jual per unit Apartemen MPS mulai dari Rp 590 juta untuk tipe studio dengan luas 29 meter persegi dengan banyak paket pembayaran yang mudah awal tahun 2020, yaitu DP 0%, angsuran Rp1 jutaan tiap bulan dan program lainnya.

Pembangunan MPS sendiri didukung oleh berbagai perbankan nasional dalam hal pemberian fasilitas kredit kepemilikan tiap unitnya. Ada Bank BTN, Muamalat, Victoria, MNC. Selain itu pula, untuk pembangunan kedua tower MPS ini didanai langsung oleh PT Bank MNC International yang mana sebagai penjamin pembangunan tower apartemen ini dipastikan rampung di tahun 2020. “Kami mendukung Prioritas Land dalam menyelesaikan pembangunan Majestic Point Serpong. Secara pendanaan kami pastikan sudah mencukupi untuk penyelesaian pembangunan,”tambah Zainudin Samaludin, Direktur Bank MNC International.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)