Apartemen Mazhoji Pertaruhan Baru PP Properti di Depok

VP Marketing PP Properti Tbk, Nurjaman (kiri) dan Direktur Keuangan PT PP Properti Tbk Indaryanto (kanan), saat memperkenal proyek barunya Apartemen Mazhoji.

Tingginya permintaan apartemen di kawasan Margonda, Depok menjadinya daya tarik beberapa pengembang untuk mengembangkan proyek properti, khususnya yang membidik segmen mahasiswa.

Melihat pasar yang begitu menggiurkan PT PP Properti Tbk tertarik dan menyiapkan proyek teranyarnya yaitu apartemen Mazhoji. Proyek in berdiri dilahan seluas 4.653 m2 akan terdiri dari dua tower, masing-masing memiliki 34 lantai yang terdiri dari 664 unit per tower.

Unit-unit yang tersedia adalah tipe Studio (A 16,88 m2, B 20,64 m2 , dan C 26,32 m2), tipe satu kamar tidur  (A 30,10 m2, B 28,98 m2) dan tipen2 kamar tidur (A 40,88 nm2, B 46,97 m2, C 46,88 m2), di mana 80% komposisinya akan dibangun tipe Studio. “Kami akan launching dan ground breaking 7 Desember mendatang di Margo Hotel, Depok,” kata VP Marketing PP Properti Tbk, Nurjaman.

Ia menambahkan, Mazhoji mengusung konsep hunian vertikal bernuansa Jepang dan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas yang khas dari negeri Sakura tersebut. Konsep Jepang yang ada di Mazhoji, kata dia, baru pertama kali diterapkan di hunian vertikal di kawasan Depok.  Oleh karena itu dirinya optimis produk terbaru PP Properti ini diminati oleh masyarakat, khususnya bagi investor.

Apalagi, Mazhoji berada di lokasi strategis di kawasan pendidikan terbesar di Jabodetabek, sebagai kota mahasiswa dengan jumlahnya saat ini mencapai 175.000 orang dan setiap tahun selalu ada penerimaan mahasiswa baru. Lokasinya dekat dengan akses menuju pintu tol Margonda dan langsung menuju tol Cijago serta Desari. 

Direktur Keuangan PT PP Properti Tbk Indaryanto menambahkan dalam mengembangkan apartemen mahasiswa di sekitar wilayah kampus, PP Properti tidak sekadar membangun tapi juga ikut mendukung program pemerintah untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat, terutama di kalangann anak muda.

Hal ini diwujudkan dengan diterapkannya konsep apartemen bebas narkoba, dimana PP Properti bekerjasama dengan BNN pada Apartemen Mazhoji. Selain itu, juga bekerjasama dengan Gramedia dalam co-branding e-library sehingga penghuni apartemen yang mayoritas mahasiswa bebas mendownload buku digital. “Harga perdananya sekitar Rp 350 jutaan, hingga Rp 1 miliar, khususnya untuk tipe 2 kamar,” jelas Nurjaman. 

Dengan investasi total Rp 700 miliar ini ditagetkan akan selesai pembagunannya sekitar tahun 2023.  Meskipun baru akan diluncurkan pada pada 7 Desember nanti, namun PP Properti telah membuka pendaftaraan untuk mendapatkan Nomor Urut Pemesanan (NUP) dengan nilai Rp 1 juta, dimana saat ini NUP lebih dari 200 unit. “Kami menargetkan marketing sales sekitar Rp 400 miliar per tower,” kata Nurjaman.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)