Apartemen The Lana Akan Rampung Tahun 2020

(Ujung kiri) Bill Cheng, Direktur Utama Brewin Mesa (Dok. SWA)

Lebih dari 50 persen populasi Tanah Air adalah mereka yang berusia 30 tahun. Dampaknya, kebutuhan akan rumah-baik sebagai investasi atau tempat tinggal-begitu besar, sehingga memancing investor untuk masuk ke sektor properti Indonesia.

Hal itu yang memotivasi PT Brewin Mesa Sutera (Brewin Mesa) untuk melanjutkan proyek apartemen menengah atas The Lana. Bill Cheng, Direktur Utama Brewin Mesa, yakin bahwa kendati pasar properti sempat lesu selama 5 tahun ke belakang, masa itu akan berakhir. "Biasanya tren pasar 5-6 tahun turun, lalu 5-6 tahun kemudian naik," ujarnya.

Permintaan barang memang bergantung dari sentimen pasar, utamanya masa pemilihan umum, Kini dengan selesainya pemilu 2019, Bill merasa pasar akan membaik.

Mustahil baginya untuk mengubah pasar. Maka Brewin Mesa memilih fokus untuk mempersiapkan proyek dengan tim yang bagus. Salah satunya lewat kolaborasi dengan konsultan Struktural Davy Sukamta & Partners dan menggandeng developer China State Construction Engineering Corporation (CSCEC).

"The Lana terdiri dari dua gedung yang menjulang setinggi 37 lantai, termasuk 6 lantai partkir dan 1 level basement," jelas Davy Sukamta, Direktur Utama Davy Sukamta & Partners.

Hingga saat ini The Lana telah menjual 250 dari 800 unit yang akan dibangun selesai dibangun tahun 2020. Menurut Bill, tipe studio seharga Rp 800 juta menjadi yang terpopuler, disusul oleh tipe 3 kamar seharga Rp 5 miliar.

Ke depan, Brewin Mesa berencana untuk berekspansi terus di Indonesia. "Memang kami tidak sebesar developer lain, tapi kami menggarap project yang unik. Fokusnya nanti akan di daerah Jakarta," ujar Bill.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)