ASRI Bidik Milenial di Lamudi Property Fair

Jumpa pers virtual Lamudi Property Fair 2021 di Jakarta, 2 November 2021. (Tangkapan layar : Vicky Rachman/SWA).

Momentum insentif fiskal kepada industri properti dan minat konsumen terhadap properti yang kian meningkat dioptimalkan oleh perusahaan pengembang properti untuk memasarkan rumah tapak dan apartemen. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) misalnya, membidik generasi milenial dan Gen Z untuk membeli unit properti yang disodorkan perseroan di Lamudi Property Fair 2021. Tren konsumen muda membeli properti di Lamudi Fair ini cenderung membeli rumah tapak dan apartemen yang selaras dengan pola hidup generasi muda.

Wikhen Rusli, Marketing and Sales Division Head Alam Sutera Realty, menyampaikan generasi milenial dan Gen Z membeli rumah tapak dan apartemen pada Lamudi Property Fair di 2020. Merujuk data ini, Wikhen menyebutkan tren serupa akan berlanjut pada penjualan ASRI di Lamudi Property Fair 2021.  Untuk menarik generasi milenial dan Gen Z ini, ASRI mengombinasikan pemasaran di platform digital dan konvesional agar menarik minat konsumen di segmen tersebut. “Milenial dan Gen Z ini banyak yang membeli rumah tapak dan ada juga yang switching ke apartemen. Mereka memilih apartemen yang dirancang untuk menyokong quality of life,” tutur Wikhen di jumpa pers virtual di Jakarta (2/11/2021).

ASRI tidak menetapkan target transaksi penjualan di ajang ini lantaran ketidakpastian industri properti masih berfluktuasi cukup tinggi di era pandemi. Kendati demikian, Wikhen mengatakan perseroan memanfaatkan peluang seiring diperpanjanganya insentif fiskal pembelian properti. “Salah satu caranya kami mengikuti Lamudi Property Fair di tahun ini yang digelar online dan offline. Kemudian, momentum proyek properti baru yang sedang dibangun oleh kami dimanfatkan sebagai booster untuk menangkap window of opportunity,” ungkap Wikhen.

Lamudi, perusahaan teknologi yang bergerak di bidang properti, menggelar Lamudi Property Fair berkonsep hybrid. Mart Polman, CEO Lamudi,  mengatakan tingginya angka pencarian properti pada demografi milenial dan generasi Z yang berada dalam klasifikasi umur antara 25 hingga 34 tahun direspon untuk memfasilitasi pembelian properti demi mengakselerasi pemulihan sektor properti di awal tahun 2022. “Melihat meningkatnya angka tren penjualan properti di Lamudi.co.id yang didominasi oleh kaum milenial dan generasi Z, kami melihat bahwa generasi inilah yang berpotensi mengakselerasi pemulihan sektor properti yang terimbas pandemi,” tutur Polman.

Lamudi meyakini sektor properti berangsur-angsur pulih lantaran ditunjang berbagai factor, diantaranya vaksinasi mencapai 100 juta penduduk atau 76% dari target pemerintah Indonesia pada Oktober itu memacu optimisme pasar. Kemudian, pertumbuhan angka milenial dan generasi Z yang sekarang menjadi pembeli utama properti dalam Lamudi. “Mereka berada dalam kisaran umur 18-35 tahun atau pembeli properti pertama. Kami mencermati angka pembelian properti di Lamudi.co.id tumbuh dua kali lipat pada masa pandemi,” ucap Polman menjabarkan.

Berdasarkan riset internal Lamudi,  tren pasar properti menunjukkan pertumbuhan sebesar 37% penjualan di periode Juni 2020 hingga Juni 2021. “Tahun 2021 merupakan tahun yang sulit, tapi tahun ini kami telah melihat tanda-tanda pulihnya sektor properti. Salah satu faktor pendukung ini adalah relaxasi dari bank yang memudahkan calon pembeli properti dalam mendapatkan KPR dan insentif pajak yang diberikan pemerintah,” ungkapnya.

Polman berpendapat peluang pertumbuhan bisnis Lamudi terbuka lebar di 2021. Pertumbuhan jumlah mitra pengembang properti, sekarang ada lebih dari 400 pengembang properti yang bekerjasama dengan Lamudi. Sementara agen properti, kami memiliki lebih dari sepuluh ribu agen yang telah bekerja sama dengan Lamudi. Kami juga bekerja sama dengan 5-6 bank, yang saya pikir mewakili semua pemangku kepentingan di industri yang menghubungkan mereka dengan pembeli. “Kami juga melihat pertumbuhan web traffic yang meningkat hampir dua kali lipat, sekarang lebih dari 2 juta pengunjung setiap bulan mencari di Lamudi.co.id untuk menemukan rumah,” Polman merincikan.

Berdasarkan data dari laporan Tren Pasar Properti Lamudi pada semester I/2021, sekitar 73,8% dari pengguna Lamudi memiliki preferensi pembelian rumah melalui kredit atau metode KPR. Oleh karena itu, LPF tahun ini berupaya meningkatkan opsi bank penyedia jasa KPR dengan menggandeng PT Bank Syariah Indonesia Tbk  LPF 2021 ini menyodorkan aneka ragam produk properti dari pengembang properti ternama di seluruh Indonesia, Bali Resort Extension oleh Mas Group, Sutera Sawangan oleh Alam Sutera, Paramount Petals oleh Paramount Land. LPF 2021 digelar daring pada 9 November-19 Desember dan luringpada 6-19 Desember di Grand Indonesia Shopping Mall, Jakarta.

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)