BJ Habibie Paparkan Visi Baru Batam dengan Proyek Meisterstadt

BJ Habibie dalam peresmian Erlesen Tower di Batam

Presiden RI ke-3, Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie meresmikan Erlesen Tower karya PT Pollux Properti Indonesia Tbk di Batam (29/4/2019). Properti ini merupakan bagian dari megablok Meisterstadt Batam yang disebut-sebut akan menandingi Marina Bay Sands Singapura.

Gedung pencakar langit tersebut dilengkapi dengan 385 unit yang terdiri dari satu hingga tiga kamar tidur dan koleksi penthouse mewah. Dengan fasilitas tersebut, diyakini akan meningkatkan reputasi Batam sebagai destinasi investasi dan wisata yang sedang bertumbuh pesat. 

BJ Habibie mengatakan bahwa pengembangan megablok Meisterstadt Batam akan terus berlanjut dengan pengembangan fase kedua. Fase kedua akan lebih menekankan proyek senilai US$ 1 miliar ini sebagai tujuan investasi dan wisata bertaraf internasional.

"Batam selalu berada dekat di hati saya, karena sejak awal kami sudah melihat bahwa kedepannya Batam akan menjadi penghubung antara Indonesia dengan dunia," katanya dalam siaran pers, Senin (29/04/2019) usai meresmikan Erlesen Tower.

Dulu, dalam perjalanannya sebagai Kepala Otorita Batam periode 1978 hingga 1998, ia menitikberatkan pada pembangunan industri berbasis manufaktur. Setelah berjalan dengan baik, saat ini Batam menjadi salah satu pusat utama industri berat di Indonesia.

"Kita harus terus berinovasi, membangun dan maju. Saya sangat senang dan bangga menjadi bagian dari proyek pembangunan dan pengembangan ini karena Meisterstadt adalah wujud nyata dari hasil pencapaian Batam ketika kita memiliki keberanian dan visi untuk berpikir besar," ungkapnya.

Dalam proses pemasarannya, Meisterstadt telah meraih kesuksesan. Empat tower terdahulu telah terjual habis seluruhnya dan tower terbaru ini, Erlesen sebagai tower terakhir hanya tinggal menyisakan sedikit unit lagi, 3 tower terjual sebanyak 95%.

"Berlokasi sekitar 30 menit dengan kapal feri dari Singapura, Batam dipandang oleh para investor sebagai Shenzen di masa depan. Menjadi pusat manufaktur yang ditopang oleh industri jasa dan bisa menjadi basis bagi para investor dan pelaku bisnis internasional yang ingin mengakses pasar domestik Indonesia yang luas," ungkap Po Sun Kok, Chairman PT Pollux Properti Indonesia Tbk.

Sebagai informasi, Mega Superblok Meisterstadt merupakan proyek multifungsi seluas sembilan hektar. Meisterstadt terdiri dari 11 gedung pencakar langit, termasuk delapan tower apartemen dengan 6.500 unit, satu hotel, satu rumah sakit internasional, mal, pertokoan dan satu tower perkantoran yang rencananya akan memiliki 100 lantai. Biaya pembangunan telah melebihi US$ 700 juta dan merupakan proyek terbesar yang pernah ada di Batam. Arenanya didesain mengikuti standar kota di Jerman yang mengintegrasikan apartemen dengan perkantoran dan rumah sakit.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)