Cozy Coliving VI Usung Konsep Smart Living

Co-founder dan CEO Cozy Coliving, Tommy Riady

Coliving atau kos eksklusif cabang ke-6 di Kemanggisan, Jakarta Barat dibuka untuk penyewa. Co-founder dan CEO Cozy Coliving, Tommy Riady mengatakan, Cozy Coliving berdiri di tanah seluas 300 meterpersegi memiliki 46 kamar dengan fasilitas premium karena berbeda dengan cabang-cabang sebelumnya.

Cozy VI ini mengusung konsep smart home system di mana elektronik termasuk AC, Smart Tv, lampu kamar, lampu kamar mandi sudah terintegrasi melalui aplikasi dan bisa dikontrol melalui ujung jari smartphone. Akses kunci fisik sudah tidak digunakan lagi di zaman sekarang, Cozy Coliving sudah mengadopsi smart lock door, dari pagar utama, pintu lobby sampai ke pintu kamar hanya diakses dengan menggunakan satu kartu saja.

Di zaman industri 4.0 ini Cozy tahu betul, internet adalah menjadi kebutuhan utama untuk menyongsong karir. Makanya, Cozy menyediakan private router Wifi di setiap kamar, untuk para tenant Cozy Coliving. Selain itu masih banyak segudang fasilitas lainnya seperti free refill air minum, communal area indoor dan rooftop yang Instagramable, grand kitchen, water heater setiap kamar, free laundry, dan lainnya.

Diketahui, sewa Cozy Coliving ini dibanderol dengan range harga mulai dari Rp3 juta sampai Rp 7 juta per kamar.  Keberhasilan membangun coliving eksklusif ini tidak lepas dari peran seorang anak muda di balik proses eksekusinya, yakni Tommy Riady.

Dalam membangun sebuah hunian co-living ini, menurutnya, ada tiga hal krusial

yang perlu diperhatikan. "Pertama, akuisisi property undervalued yang lokasinya bisa dibangun coliving serta cocok dengan target market yang dibidik. Kedua, proses konstruksi yang cepat tapi juga tetap memperhatikan efisiensi lahan, efisiensi biaya, mutu dan kualitas bangunan, dan yang terakhir tidak kalah penting adalah management property. Sebab,  sebagus apapun bangunan yang kita dirikan tak lepas dari perawatan bangunan yang rutin.

Cozy Coliving sekarang sudah memiliki 6 cabang yang berada di Pangeran Jayakarta, Tomang, Mangga besar, Sunter, Kemanggisan 1, Kemanggisan 2 dan berikutnya akan segera launching cabang ke 7 di Fatmawati bulan Juli, cabang ke 8,9,10 di Cideng di bulan Oktober, dan cabang ke 11,12,13 di Jelambar di bulan November.

"Targetnya Cozy akan memiliki minimal 3.000 pintu di tahun 2025," terangnya. Satu hal lagi yang lebih mengherankan adalah kecepatan dalam membangunkonstruksi, di mana Cozy VI ini hanya diselesaikan dalam waktu 7 bulan oleh Tommy. Kehadiran Cozy Coliving VI ini akan menjadi kabar baik buat para masyarakat, khususnya

mahasiswa Bina Nusantara Kemanggisan dan daerah sekitarnya yang dekat dengan gedung perkantoran seperti di Palmerah, Sudirman, dan Slipi. “Dengan motto a higher quality of living, Cozy berharap tidak hanya menjadi bisnis yang mengejar growth company tapi juga bisa memberikan impact untuk setiap tim yang terlibat di dalamnya maupun untuk para penghuninya," ujar Tommy.

www.swa.co.id.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)