Dalam 3 jam, 60% Unit Begawan Apartment Malang Terjual

Pertumbuhan properti yang menyasar mahasiswa dan keluarganya, serta investor yang intens berinvestasi untuk disewakan kembali di kawasan Malang menjadi serbuan para pengembang. Di kota ini, pertumbuhan jumlah mahasiswa rata-rata per tahun mencapai 41.311 orang yang berasal dari luar kota Malang. Jumlah itu menjadi alasan PT PP Properti Tbk (PPRO) berinvestasi mengembangkan student premium apartment dengan segmen mahasiswa.

Direktur Realti PPRO, Galih Saksono, mengatakan, proyek yang menempati lahan 1,4 hektar itu dipakai perseroan untuk mengembangkan apartemen mahasiswa bebas narkoba. Pengenalan perdana proyek properti yang membidik mahasiswa, keluarga mahasiswa dan investor dengan brand “Begawan Apartment” ini melengkapi portofolio PPRO spesifiknya apartemen mahasiswa, setelah sebelumnya diluncurkan apartemen dengan segmen yang sama yakni Evenciio Apartment di Depok, Jawa Barat dan The Alton Apartment, di Semarang, Jawa Tengah.

(ke-2 dr kiri) Bagus Febru Saptono, Project Director Begawan Apartment PPRO mendampingi Direktur Realti PPRO, Galih Saksono (ke-3 dr kiri)

“Langkah ini merupakan inovasi strategis yang diambil perseroan untuk tetap unggul dalam kompetisi bisnis properti, khususnya di Malang, Jawa Timur,” papar Galih. Dia optimistis, satu menara Begawan yang berkapasitas 948 unit apartemen akan diserap oleh pasar jika melihat keberadaan kampus dan jumlah mahasiswa yang cukup tinggi di kawasan Malang dari tahun ke tahun.

Saat ini, setidaknya terdapat beberapa kampus dari perguruan tinggi ada di kawasan Tlogomas dan sekitarnya. Kampus itu antara lain Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Islam Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Polinema, Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Universitas Gajayana, Institut Teknologi Nasional, Universitas Negeri Malang, dan Politeknik Kesehatan Malang.

Beberapa proyek infrastruktur baru yang tengah disiapkan oleh Pemkot Malang seperti proyek pembangunan jalan tol Pandaan-Malang yang direncanakan akan selesai pada tahun 2018 mendatang diharapkan menambah prospek bisnis properti hunian vertikal di kawasan berpenduduk lebih 800 ribu jiwa itu.

“Perseroan yang masuk dalam jajaran lima besar pengembang yang merajai pasar properti Indonesia menyiapkan investasi sekitar Rp 200 miliar untuk pembangunan satu menara Begawan Apartment di Jalan Raya Tlogomas, Malang,” imbuh Indaryanto, Direktur Keuangan PPRO.

Indaryanto menambahkan, salah satu yang membedakan konsep Begawan dengan apartemen yang sudah lebih dulu ada adalah pihaknya ingin menciptakan para mahasiswa dan investor yang membeli dapat meraih sukses. Terkait hal ini yang turut diperhatikan adalah kualitas hidup para penghuninya. Dalam hal ini PPRO akan menerapkan Begawan sebagai apartemen yang peduli dengan pencegahan narkoba dan telah bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN),” ujar dia.

Begawan Properti

Bagus Febru Saptono, Project Director Begawan Apartment PPRO, mengatakan, brand differentiation Begawan sangat tinggi, dua di antaranya desain unit yang fleksibel dan efisien untuk menunjang bisnis kost-kostan serta merupakan premium student apartment pertama di Malang.

“Ini bagian dari terjemahan konsep “Beyond Space” yang diusung oleh PPRO. Arti kata Begawan secara harfiah bermakna julukan bagi orang yang sangat ahli dalam bidangnya. Ini sesuai dengan reputasi PPRO,” ujar Bagus.

Begawan dapat pula berarti sukses. Diharapkan mahasiswa yang tinggal dapat belajar dengan baik di kampus-kampus terdekat dengan Begawan ditambah berbagai fasilitas yang mampu menstimulus mahasiswa menyelesaikan masa studinya dengan tepat waktu, sehingga diharapkan setelah lulus kuliah menjadi orang yang ahli dan bidangnya dan sukses. Begitu juga dengan investor yang membeli tipe-tipe unit di Begawan Apartment dapat memperoleh keuntungan berlipat.

Menurut Bagus, karena letaknya strategis dikelilingi 9 perguruan tinggi ternama di Malang menjadikan Begawan Apartment memiliki potensi captive yang jelas dan kuat, di mana setiap tahunnya seluruh perguruan tinggi di Malang akan menerima sekitar 41.311 mahasiswa baru dan jumlah mahasiswa yang diwisuda hanya sekitar 9.000 orang setiap tahunnya. Data ini menunjukkan bahwa angka kebutuhan akan hunian mahasiswa di Malang akan sangat besar setiap tahunnya.

Bagus melanjutkan, Begawan Apartment menjawab potensi besarkeinginan para konsumen untuk berinvestasi di kota Malang dengan menyediakan jasa kost-kostan mewah, tapi dengan biaya murah. Tinggal pilih unit dan usaha kost-kostan apartemen Begawan menjadi miliknya. Pemahaman inilah yang banyak mendorong konsumen untuk memiliki apartemen di Begawan lebih dari satu unit.

Di sisi lain, proyek ini sebagai salah satu wujud tanggung jawab sosial pengembang properti bagi masyarakat, bangsa dan negaranya. “Kami ingin para orang tua yang membeli unit apartemen di Begawan menjadi tenang dan anaknya menjadi seorang yang ahli dalam bidangnya dan sukses,” kata Bagus.

Begawan Apartment menyediakan empat tipe, yakni tipe studio yang berukuran 21,79 meterpersegi. Lalu, tipe studio plus 23,25 meter persegi, tipe 2 bedroom 35,92 meter persegi dan tipe 2 bedroom corner 39,98 meter persegi.

“Antusiasme masyarakat dalam merespon peluang bisnis properti dan investasi yang ditawarkan Begawan Apartment sangat tinggi. Ini terbukti dalam waktu 3 jam telah terjual 60% unit dari total 948 unit,” kata Bagus.

Sejumlah fasilitas pun disiapkan untuk menunjang kenyamanan dan keamanan para penghuni, yaitu free Wi-Fii, perpustakaan, lapangan futsal, kolam renang, area gym, plaza untuk communal space, commercial area dan tenaga keamanan 24 jam.

Proyek baru ini melengkapi portofolio PPRO yang terdiri atas tiga segmen usaha yaitu residensial, commercial dan hospitality yang sudah terdiversifikasi di sejumlah wilayah Indonesia diantaranya; Central Business District; Grand Kamala Lagoon Bekasi, SuperBlock: Grand Sungkono Lagoon Surabaya Barat dan Grand Dharmahusada Lagoon SurabayaTimur, Proyek MixedUse: The Ayoma Serpong, Gunung Putri Square Bogor, Evenciio Margonda Depok, Payon Amartha Semarang,The Alton Semarang, Proyek Residential; Paladian Park Jakarta, Permata Prima Semarang, dan Pavilion Permata I & II Surabaya, Proyek Commercial & Hospitality; Park Hotel Jakarta, Prime Park Hotel Bandung, Grand Slipi Tower Jakarta, Sungkono Business Park Surabaya dan Pekan Baru Park di Pekan Baru, serta proyek joint venture di kawasan industri Jababeka dan Sentul City.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)