Graha Loka Pangestu Gandeng ILUNI, Pasarkan Famele Apartment

Pesatnya pertumbuhan apatermen di sekitar Margonda, Depok membuat PT Graha Loka Pangestu (GLP) harus memilih segmen khusus, agar apatermen yang sedang dibangun bisa terserap pasar. Dari hasil survei yang dilakukan di sekitar Margonda, ternyata lebih dari 50% penyewa rumah adalah wanita.

Hal inilah yang menginspirasi PT GLP untuk membangun Female Apartment di jalan Margonda Raya, Depok sebagai hunian yang dapat mengakomodir kebutuhan perempuan modern, baik untuk kepemilikan pribadi, ataupun untuk disewakan. "Kehadiran Female Apartment merupakan terobosan yang kami lalukan dengan mentransformasi konsep female dormitory (rumah kos ekslusif putri)," kata I Wayan  Ekadiana, Direktur Pengelola PT GLP.

Apalagi kebutuhan akan hunian tinggal sementara atau apartemen sewa khusus mahasiswi yang semakin meningkat di kota Depok, seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonominya yang didukung dengan kegiatan pendidikan tinggi di wilayah sekitarnya seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gunadarma dan Universitas Pancasila.

Female Apartment dibangun sejak Februari 2016 dengan investasi selitar Rp 200 miliar. Hingga saat ini, perkembangan pembangunan fisik gedung sudah mencapai bagian upper structure dan penjualan unit sudah mencapai 150 unit atau 40% dari total unit keseluruhan.

Dibangun diatas tanah seluas 2112 m2, Female Apartment terdiri dari 1 tower dengan ketinggian 21 lantai, 3 lantai basement dan total hunian 551 unit, memiliki berbagai fasilitas untuk menunjang kebutuhan dan gaya hidup kaum wanita modern seperti kolam renang ekslusif, pusat kebugaran, communal lounge,coffee shop, minimarket 24 jam, salon, sistem penjagaan 24 jam, CCTV, dan lift yang hanya dapat diakses oleh penghuni. "Apatermen ini, khusus untuk membidik segmen wanita," tambah Wayan.

Menurut Wayan apatermen ini menawarkan 9 ukuran, semuanya studio mulai dari 26m2-49m2, dengan harga sekitar Rp 17juta-18juta/m2. "Tipe Azalea merupakan tipe yang menjadi favorit. Tipe studio dengan luas kamar 26 m2, dibandrol dengan harga mulai 600 jutaan," kata Wayan.

Ia menambahkan, target pembangunan fisik gedung diproyeksikan akan rampung pada Maret 2019. Memasuki Female Apartment semakin meningkatkan kegiatan pemasarannya dalam rangka menjaring lebih banyak investor untuk berinvestasi dalam hunian apartemen sewa khusus wanita ini. Salah satu strateginya di wujudkan dalam kegiatan pada hari ini dengan ditandatanganinya perjanjian kerjasama antara PT GLP dengan ILUNI UI.

Kerjasama tersebut diantaranya meliputi Pemasaran 200 unit apartemen berikut pengelolaannya. Arief Budi Hardono, Ketua Umum ILUNI UI, menjelaskan untul menjual apatermen tersebut rencananya akan mengundang para anggota ILUNI UI, untuk mengambil peluang berinvestasi di Female Apartment. Khususnya yang mengutamakan kebutuhan kualitas hunian dengan kenyamanan , keamanan dan mengusung gaya hidup yang sehat, yang menjadi dambaan mahasiswi dan para orangtuanya.

Arief menambahkan, melalui investasi ini para investor turut berkontribusi dalam menentukan masa depan bangsa ini, dengan memberikan kualitas hidup yang baik bagi para perempuan yang akan melahirkan penerus pembangunan bangsa ini melalui investasi hunian Female Apartment. Diakui Wayan, total 551 unit, tidak semuanya akan dijual, sekitar 55 unit di beberaoa lantai akan digunakan untuk apatermen sewa dan juga guest house. Mengingat permintaan guest house saat penerimaan mahasiswa baru sangat tinggi. "Kami menargetkan marketing sales dari proyek ini sekitar Rp 350 miliar," kata Wayan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)