Hunian Casa De Bali Incar Segmen Profesional Muda

Setelah sukses membangun landed house Mampang Mansion 1, Mampang Mansion 2, dan The Masterpiece of Mampang Mansion, kini PT Dewata Joso Property sedang menggarap proyek perumahan Casa de Bali. Sesuai namanya, proyek perumahan ini mengusung konsep atmosfer Bali di kawasan hunian tersebut yang berlokasi di Mampang, Jakarta Selatan.

(ki-ka)  Direktur Utama PT Dewata Joso Property, Dani Agung Martadi dan Bintang Archidenta, Direktur Development & Design PT Dewata Joso Property (ki-ka) Direktur Utama PT Dewata Joso Property, Dani Agung Martadi dan Bintang Archidenta, Direktur Development & Design PT Dewata Joso Property

Menurut Bintang Archidenta, Direktur Development & Design PT Dewata Joso Property, Casa de Bali merupakan proyek kelima yang dikembangkan Dewata Joso Property, dan menjadi proyek hunian keempat. Sebab, sebelumnya sudah membangun komersial Komplek Ruko Graha Sentosa di Depok.

“Keunikan proyek-proyek Dewata Joso Property adalah eksklusif, karena tidak banyak unit yang dibangun. Namun, dengan kenggulan desain, lokasi, kualitas material dan harga yang kompetitif, membuat banyak konsumen yang tertarik. Apalagi kami memiliki inhouse designer yang bagus. Makanya, proyek-proyek kami diminati pasar dan ekspansi terus ke beberapa lokasi,” tegas Bintang mengklaim. Dia mencontohkan, Ruko Graha Sentosa (6 unit), Mampang Mansion 1 (11 unit), Mampang Mansion 2 (5 unit), The Masterpiece of Mampang Mansion (2 unit), serta Casa de Bali (22 unit).

Direktur Utama PT Dewata Joso Property, Dani Agung Martadi, mengatakan, proyek Casa de Bali adalah hunian elegant masa kini. Proyek ini menawarkan keunikan, kenyamanan, dan eksklusifitas bagi para penghuni, terutama profesional muda yang bekerja di Jakarta. Town house yang terletak di Jalan Pemuda, Sepanjang Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat ini dibangun di atas lahan seluas 3.300 meter persegi yang terdiri dari dua klaster, yakni Amartha dan Bhirawa.

“Target pasar kami adalah penguna langsung (end user), terutama profesional muda dengan kisaran usia dari 28-40 tahun. Hunian ini cocok bagi mereka yang bekerja di Jakarta, seperti di daerah Cawang, Kuningan, MT Haryono-Gatot Subroto, hingga Sudirman-Thamrin,” jelas Dani seraya mengatakan unit-unit Casa de Bali yang terdiri dari dua lantai dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 850 juta – Rp 1,3 miliar per unit dan sudah terjual sebanyak 5 unit.

Untuk hunian tipe Amartha dibangun dengan ukuran 60/70 (LB/LT) dan tipe Bhirawa 70/84 (LB/LT). Perumahan dilengkapi pengamanan CCTV 24 jam dan accses card di gerbang masuk utama.

Casa de Bali menjanjikan potensi investasi menggiurkan. Bebas banjir dan hanya berjarak sekitar 2,5 km dari Tol Bekasi Barat. Dan tak lama lagi akan semakin terbuka dengan adanya akses Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) dan LRT Bekasi-Jakarta.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)