Investasi Crown Group di 3 Negara Capai Rp 23,5 Triliun

Crown Group sedang dalam pertumbuhan luar biasa. Setidaknya proyek senilai Rp 23,5 triliun akan diluncurkan oleh grup properti itui hingga tahun 2020 di Australia, Indonesia dan Amerika.

Ada dua proyek dari grup properti yang didirikan oleh Iwan Sunito dan Paul Sathio, diaspora asal Indonesia  yang akan dibangun di Jakarta. Salah satunya proyek water front city yang sedang dalam penyelesaian dokumen joint venturedengan rekanannya sebuah perusahaan pengembang besar.

“Kami akan membangun low rise dulu 3-4 tingkat, setelah itu membangun lebih tinggi, membangun kekuatan Crown Group,” tutur Chairman dan Group CEO Crown  di Katsura Plaza Senayan (12/04/2018). Kedatangannya ke Jakarta kali ini juga disampaikan Iwan dalam rangka menyelesaikan kesepakatan terakhir dengan rekanan Indonesia dalam membangun proyek water front city di Utara Jakarta seluas 10 hektar itu.  Ia menyebut juga sedang mempersiapkan proyek di tengah kota Jakarta yang belum mau disebutkan lokasinya. Untuk proyek di tengah Jakarta ini, menurut Iwan, pihaknya tidak menggandeng rekanan lokal lain seperti proyek water front city.

“Saya khusus datang untuk bertemu rekanan saya, akan bisa fair untuk both side dan pada 2019 proyek ini sudah bisa kami luncurkan,” ujar pria kelahiran Surabaya yang sudah menjadi warga negara Australia ini. Menurut Iwan, tantangan belum dimulainya proyek pertamanya di Jakarta ini bukan masalah joint venture, tapi karena harus ada perubahan zoning tanah. “Saya sangat senang karena partner kami ini  profesional, menjadi team work yang bagus untuk Crown Group,” ujarnya. Ia berharap proyek ini akan menjadi katalis proyek-proyek lain Crown Group di Indonesia. Proyek besar dengan 4000-5000 unit ini diharapkan sudah ditandatangani kerja sama patungan dalam 2-4 minggu ke depan.

Tahun 2018,  ada dua proyek yang akan diluncurkan Eastlakes Live, proyek shopping center dan residential. Proyek senilai Aus $ 1 miliar ini akan dibangun dua tahap. Yang pertama dimulai tahun ini, sedang kedua akan dimulai tiga tahun kemudian. “Targetnya peluncurkan pada 2 Juni 2018 sangat terbatas,  hanya 134 unit dan di bawahnya ada shopping center,” kata sambil menyebut desainernya FJMT dikenal mendesain urban space di Australia. Ada 3 golf course terbaik di Australia dan dekat dengan Universitas New South Wales hanya 3 kilometer saja jaraknya. “Tanahnya seluas 2,5 hektar itu sudah lama kami beli sejak 1998, baru akan kami bangun 20 tahun setelah dibeli,” tuturnya.

Iwan menyampaikan,  proyek lain yang akan dibangun di Sydney dan rencananya diluncurkan pada 2019 adalah hotel, setelah Sky Hotel  Suites di Parramatta yang sudah beroperasi sejak 2016. “Hotel kedua kami ini di tengah kota Sydney. Perkembangan Sydney itu ke arah barat, ke arah Baranggaru. Tahun 2019 juga kami akan menyelesaikan hotel ketiga di Infinity Green Square, iconic building,” jelasnya. Hotel pertamanya di Parramatta menurut Iwan akupansinya cukup bagus  75-85% mengingat pasarnya lebih ke korporat. Ia berharap akupansi hotelnya di tengah kota Sydney bisa mencapai 80-95% karena bisa menyasar pasar korporat dan yang berlibur.

Juni tahun ini juga Crown Group akan meluncurkan proyek apartemen 48 O’Dea Avenue yang didesain arsitek  Jepang, yaitu Kengo Kuma and Associates yang akan berkolaborasi dengan Koichi Takada Architects berlokasi di Waterloo Sydney. Ia  bangga bisa menggandeng Kengo Kuma yang juga mendesain bangunan indah Bamboo House di Great Wall of Chinna dan hotel super mahal Tokyo Capitol Hotel. “Saya mengincar dia sudah lama,” ungkapnya sambil menyebut proyek ini menghabiskan dana senilai Aus $ 600 juta.

Untuk proyek di Australia dikatakan Iwan juga merupakan proyek besarnya dengan nilai Aus $ 1 miliar. “Proyek ini akan menjadi gedung tertinggi di Downtown LA setinggi 70 tingkat yang akan diluncurkan pada 2020,” ujarnya. Juga ada proyek Crown Group lainnya di Melbourne senilai Rp 1,5 triliun dan Brisbane Rp 3 triliun. Iwan menyebut proyek-proyeknya di tiga negara yaitu Amerika, Australia dan Indonesia menghabiskan dana sekitar Rp 23,5 triliun. Dua proyeknya di Indonesia investasinya Rp 7 triliun. “Modal 90% dari kantong Crown Group, sedangkan sisanya investor,” ungkapnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)