JB Tower Siap Beroperasi Kuartal III 2019

Edi Susilo Widjaja Direktur PT Mardhika Artha Upaya (kedua dari kiri) disela-sela topping off JB Tower para mitra PT Mardhika Artha Upaya

 

Maraknya perkantoran di kawasan segitiga emas Jakarta, membuat pasokan gedung perkantoran terus bertambah. Total perkantoran di kawasan CBD Jakarta telah mencapai 6 jutaan m2, dan tahun ini diperkirakan akan ada penambahan pasokan lagi sekitar 670.000 m2, sehingga total pasokan sekitar 7 juta m2.

Menurut Darsono Tan Direktur Leads Property, tingkat hunian di kawasan Kuningan dan Sudirman saat ini rata-rata sekitar 81%. Sedangkan di sekitar Thamrin dan Kebon Sirih masih cukup tinggi yaitu di atas angka 89%.

Hal inilah yang membuat PT Mardhika Arta Upaya optimis terhadap penyelesaian gedung perkantoran yang dikembangkan, yaitu Jakarta Box (JB) Tower di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Gedung perkantoran setinggi 33 lantai di atas lahan seluas 5.816 m2 ini, menghasilkan 35.000 m2 luas area yang dapat disewakan. Sebagian besar diperuntukkan bagi perkantoran, dengan menyisihkan 3.000 m2 semigross untuk restoran dan area retail.

Menurut Edi Susilo Widjaja, Direktur PT Mardhika Artha Upaya (MAU), JB Tower merupakan gedung perkantoran dengan konsep hemat energi, ramah lingkungan, dan mengadopsi ornamen budaya betawi dalam desainnya.

"Dengan investasi sekitar Rp 1,1 triliun. JB Tower yang telah memasuki tahap topping off atau tutup atap ditargetkan akan rampung pada kuartal I 2019 dan bisa beroperasi pada kuartal III," kata Edi.

N. Jahja Gozali, Project Manager JB Tower menambahkan gedung ini sungguh unik. Dengan konsep dasar berupa kumpulan box/kotak yang membentuk komposisi menjulang ke atas, sebagai simbol dari semangat dunia bisnis yang terus bertumbuh mencapai kesuksesan.

Dalam membangun JB Tower PT MAU bekerjasama dengan Asiawide Group Singapore yang dalam afiliasinya dengan Asia Quest Group Malaysia.

Leads Property dipercaya PT MAU sebagai marketing agent JB Tower. Diakui Darsono, proyek ini akan membidik perusahaan-perusahaan yang sudah terbiasa beroperasi di daerah Thamrin dan sekitarnya, baik perusahaan nasional maupun multinasional, terutama perusahaan yang sangat peduli akan pentingnya penerapan konsep green building.

Dengan tarif sekitar Rp 300 per m2 dan service charge Rp 90 ribu/m2, saat ini JB Tower telah kami mendapatkan komitmen sewa 20%. "Kami menargetkan okupansi perkantoran ini bisa mencapai 50%-60% saat mulai beroperasi nantinya," kata Darsono.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!