JP Apartment Bidik Segmen Mahasiswa

Direktur Pengembangan Bisnis Adhi Persada Gedung (APG), Harry Wibowo (Ketiga Kiri), Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group, Okie Imanto (Kelima Kiri), Founder PROJEK dan PROVIZ, Andy K Natanael (Ketujuh Kiri) bersama jajaran Direksi Greenwoods Group dan para konsultan saat melakukan prosesi ground breaking.

 

Pembangunan proyek apartemen JP Apartment segera dimulai hal ini ditandai dengan acara ground breaking atau penanaman tiang pancang pertama oleh Greenwoods Group. Proyek ini yang berlokasi di atas lahan seluad 1,2 hektar di jalan Ibrahim Adjie (Sindang Barang) No.8, Dramaga – Bogor.

Menurut Okie Imanto, Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group, rencananya akan dibangun sebanyak 3 tower, dengan total sekitar 1.500 unit. "Untuk mengembangkan JP Apartment, Greenwoods Group menyiapkan investasi sebesar Rp350 miliar," kata Okie. JP Apartment terdiri atas 5 tipe yakni Studio seluas 23.26 m2, 1 Bedroom (BR) seluas 33.94 m2, 2 BR-A seluas 43.64 m2, 2 BR-B seluas 46.61 m2, dan 2 BR-C seluas 46.57 m2.

Dipasarkan dengan harga Rp 9,6 juta/m2 (include PPn) atau Rp 230 juta untuk unit Studio sampai dengan Rp 430 jutaan untuk tipe 2 BR. Pengembang memberikan cara pembayaran yang ringan, yakni cash keras untuk mendapatkan harga termurah, cash bertahap 12 kali dan 24 kali, atau cukup bayar DP 1% yang bisa dicicil Rp 2,5 juta per bulan selama 12x lalu sisanya bisa bayar dengan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Okie Imanto menargetkan, tahun ini ditargetkan Tower I dapat terserap 80% - 90% dan akan mulai dibuka pemasaran Tower 2 dan ditargetkan sudah hanis terjualsebelum tahun 2021. JP Apartment Tower I direncanakan akan mulai diserahterimakan bertahap 24 bulan setelah ground breaking, Tower 2 dan Tower 3 akan diserahterimakan secara bertahap pada akhir tahun 2021, sementara keseluruhan proyek akan selesai seluruhnya pada tahun 2021.

Diakui Okie, JP Apartment membidik segmen mahasiswa yang akan menjadi user atau tenant JP Apartment. Selain itu, juga akan menjalin kerjasama dengan kampus-kampus besar yang akan bekerjasama dengan JP Apartment untuk menyediakan dormitory resmi untuk mahasiswa dan akademisinya.

Andy K Natanael, Founder PROJEK dan PROVIZ yang bertindak sebagai konsultan pemasaran JP Apartment, menambahkan end user JP Apartment adalah mahasiswa, pembeli unitnya adalah investor yang ingin mempunyai passive income tanpa repot mencari tenant atau mengurus propertinya.

Dengan rentang harga Rp200-Rp400 jutaan merupakan price point yang relatif mudah dijangkau oleh investor bahkan bagi kaum muda yang sedang belajar untuk investasi.

"Sekitar 80% peminat ingin membeli unit untuk disewakan kepada mahasiswa dan dosen serta kaum profesional di wilayah Bogor. Hingga saat ini walau belum launch sudah 40% dari Tower Green (Tower I) laris diminati konsumen yang mayoritas adalah investor dari kota Bogor dan sekitarnya,” kata Andy.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)