Klaster Pasadena Bidik Marketing Sales Rp 850 Miliar

Iyang Setiawan CEO Duta Putra Land (kanan), Ester Santoso Direktur Pemasaran Duta Putra Land (kedua dari kanan) dan Effendy Aphing Direktur Sales Duta Putra Land (kiri), optimis klaster Pasadena diminati kaum milenial.

Tingginya permintaan rumah tapak di Timur Jakarta mendorong Grand Duta City menghadirkan klaster keempat yaitu Klaster Pasadena. Kehadiran klaster terbaru ini diharapkan bisa mengikuti kesuksesan tiga klaster sebelumnya (West Manhattan, East Manhattan, dan Carmel) yang dikembangkan Duta Putra Land sejak tahun 2019 di kawasan hunian Grand Duta City, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Menurut CEO Duta Putra Land (DPL) Iyang Setiawan, dalam tiga tahun, DPL buka 4 klaster dari tahun 2019. Total sudah dibangun 1.000-an unit rumah di tiga klaster tersebut dan semuanya sold out (terjual). Tahun depan, kami akan membuka 3 klaster baru,” katanya.

Effendy Aphing, Direktur Sales Duta Putra Land, menambahkan, dengan luas lahan sekitar 200 hektar, kawasan Gran Duta City akan memanfaatkan 80 hektar diantaranya sebagai kawasan hijau, sisanya 120 hektar dimanfaatkan untuk hunian dan komersial. “Paling tidak di kawasan Gran Duta City bisa dibangun sekitar 30-40 klaster berikut komersial area, seperti shop house, mall community, dan fasilitas lainnya,” katanya.

Menurut Effendy untuk merealisasikan tahap perdana pengembangan Grand Duta City, Duta Putra Land telah mengeluarkan dana sekitar Rp 1 triliun sebagai gross development value. Diperkirakan secara keseluruh, proyek ini akan mencakup sekitar 25.000-30.000 unit termasuk fasilitas komersial sebagai penunjang kawasan.

Rencananya untuk klaster Pasadena akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 4,3 hektar, dengan totalnya sekitar 318 unit. Klaster ini menawarkan empat tipe, yaitu tipe 39/60, tipe 47/72, tipe 66/72, dan tipe 89/90. Harganya mulai dari Rp 800 jutaan-Rp 1 miliar per unit.

Menurut Ester Santoso, Direktur Pemasaran Duta Putra Land, rencana klaster Pasadena mulai dipasarkan pertengahan Desember ini dan untuk tahap pertama yang akan dipasarkan sekitar 68 unit yaitu tipe Canyon lebar 5 meter (39/60 m2) totalnya 50 unit dan tipe Fremont lebar 6 meter (47/72 m2) totalnya 150 unit. “Saat grand launching, kami hanya memasarkan tipe unit lebar 5 meter dan 6 meter, tapi bila permintaan melebihi kapasitas tidak menutup kemungkinan dipasarkan tahap kedua masih untuk tipe yang sama,” kata Ester.

Rencananya pembangunan tahap pertama akan dibangun pada triwulan pertama tahun 2023 dan serah terimanya sekitar 15 bulan dari mulai pembangunan atau diperkirakan awal tahun 2024. Diakui Ester, untuk klaster Pasadena ini lebih bayak unit dengan satu lantai yaitu sekitar 80% dan sisanya sekitar (20%) adalah unit dengan 2 lantai. “Kami ingin kalangan milenial bisa masuk lebih dulu,” katanya.

Terkait investasi, kepada SWA Ester menuturkan untuk membangun klaster Pasadena dibutuhkan dana sekitar Rp 500 miliar, dana tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan unit yang akan dijual. “Kami menargetkan marketing sales sekitar Rp 850 miliar untuk klaster Pasadena,” kata Ester.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)