Launching 2 Klaster, Summarecon Bogor Bukukan Marketing Sales Rp 1,5 Triliun

Sharif Benyamin, Direktur Summarecon (keempat dari kanan), disela-sela launching klaster The Rosewood Golf Residence dan klaster The Pinewood Residence terjual habis dan membukukan marketing sales Rp 1,5 triliun. (Foto : Dok Summarecon Bogor).

Bila sepanjang paruh pertama tahun ini PT Summarecon Agung Tbk berhasil merealisasikan marketing sales,
sebesar Rp 3 triliun, atau setara 75% dari target tahun, di atas kertas Summarecon berhasil menembus target marketing sales Rp 4 triliun.

Pasalnya, memasuki kuartal keempat tahun 2021, PT Summarecon Agung Tbk kembali membukukan penjualan produk properti yang sangat baik melalui Summarecon Bogor. Dua klaster dengan total 486 unit rumah dan kaveling bangun mandiri dari klaster The Rosewood Golf Residence dan klaster The Pinewood Residence terjual habis (sold out) pada acara launching, tanggal 30-31 Oktober 2021.

Sharif Benyamin, Direktur Summarecon, menuturkan, tingginya minat masyarakat terhadap produk Summarecon Bogor adalah pertama karena didukung nama Summarecon, dan kedua karena produk Summarecon Bogor yang bersifat limited edition.

Ia menambahkan, limited edition dikarenakan penyiapan lahan membutuhkan waktu cukup lama dan saleable-nya yang sangat rendah, hal ini membuat jumlah produk Summarecon Bogor sangat terbatas dan hanya bisa dirilis satu sampai dua kali dalam satu tahun.

Selain itu, minat masyarakat juga semakin tinggi dengan beragam keistimewaan yang dimiliki Summarecon Bogor seperti; lokasinya yang bersisian langsung dengan Kota Bogor, memiliki akses tol langsung melalui pintu tol Bogor Selatan, dan juga berada di ketinggian 300 - 500 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini juga memiliki pemandangan empat gunung yang sangat indah (Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Salak, Gunung Pancar), pemandangan lapangan golf Gunung Geulis (36 holes) dan juga pemandangan City View, ditambah desain masterplan, siteplan, serta desain rumah hasil karya konsultan ternama baik nasional maupun internasional.

Diakui Sharif, Summarecon Bogor mendapat respons yang sangat luar biasa dari masyarakat, tercatat hampir 1.300 calon konsumen melakukan pendaftaran untuk membeli rumah atau kaveling bangun mandiri di dua cluster tersebut. “Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 1,5 miliar-an hingga Rp 15 miliar-an. Total nilai penjualan dua cluster ini tercatat senilai Rp 1,5 triliun lebih,” ujar Sharif.

Presiden Direktur Summarecon Adrianto P. Adhi menambahkan, dengan hasil penjualan yang sangat baik di Summarecon Bogor, menambah keyakinan dan rasa optimistis bahwa target marketing sales di tahun ini dapat tercapai. “Hal ini pun menjadi bukti bahwa industri properti tanah air mulai bangkit meskipun di masa pandemi. Kami pun berharap melalui pencapaian ini akan memberikan sentimen positif dan penyemangat bagi pertumbuhan industri properti Indonesia,” katanya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)