Penjualan 187 Unit Rumah Napoli Ludes Sehari

Berdasarkan prediksi para pakar properti, tahun 2017 adalah merupakan momen pergerakan pasar properti di Indonesia, di mana minat pasar properti mulai bergairah. Pangsa pasar yang paling menjanjikan saat ini yang harus dikelola dengan baik berasal dari kalangan muda (millenial). Di sisi lain, kesadaran untuk membeli properti bagi generasi millenial yang kini berusia 27-37 tahun, masih belum menjadi kebutuhan pokok dalam hidup mereka. Sedangkan mereka merupakan pangsa terbesar dari angkatan kerja di Indonesia saat ini yang diperkirakan jumlahnya lebih dari 22,5 juta orang.

Jajaran Direksi Paramount Land

Menangkap peluang pasar properti itu, Paramount Land beberapa waktu lalu meluncurkan produk cluster terbaru, yaitu Napoli di Gading Serpong sebanyak 187 unit. Napoli diklaim sebagai, hunian dengan desain cantik dan modern minimalis yang berada di kawasan kota cukup ramai serta dikelilingi oleh fasilitas lengkap di kota Gading Serpong.

“Melihat kondisi tersebut, kami tergerak untuk mengedukasi para generasi millenial ini akan pentingnya memiliki properti sejak dini dan tidak ada kata sulit untuk memiliki properti. Rumah adalah kebutuhan primer dan setiap orang berhak untuk mendapatkan rumah yang layak dan nyaman,” kata Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land.

Menurut Andreas, banyak cara yang dapat ditempuh untuk memiliki rumah di antaranya: memilih properti dengan program cicilan DP, jeli dalam mencari produk properti yang menawarkan kemudahan dalam pembayaran, membeli properti yang dekat dengan sarana transportasi dan dilengkapi fasilitas kota.

Dijelaskannya, Napoli dibanderol dengan harga kompetitif, yaitu Rp 700 jutaan dengan jumlah sebanyak 187 unit rumah adalah yang pertama diluncurkan di 2017 dan mendapat sambutan antusias dari konsumen dengan jasa penjualan dari mitra SuperPro (property agent milik Paramount Land).

Aryo Tri Ananto, Direktur Paramount Land, menjelaskan, Napoli di Gading Serpong yang terletak di kawasan hunian yang telah ramai dan strategis dengan desain cantik dan modern. Napoli di Gading Serpong memberikan pilihan di beberapa lokasi yaitu Napoli@6, Napoli@7B, dan Napoli@7C. Napoli@6 tersedia 88 unit, dengan 3 pilihan layout, yaitu 6×12 m2 (LT 60 m2/LB 33 m2), 6×15 m2 (LT 90 m2/LB 33 m2), dan 6×10 m2 (LT 60 m2/LB 33 m2).

Setiap unit Napoli@6 di Gading Serpong dibangun satu lantai dengan halaman belakang yang mash dapat dikembangkan. Napoli@6 memiliki 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang keluarga, pantry, dan area parkir (carport).

Sedangkan untuk Napoli@7B tersedia sebanyak 48 unit dengan pilihan denah untuk Napoli@7B yaitu, 6×15 m2 (LT 90 m2/LB 66 m2), 7×20 (LT 140 m2/LB 77 m2), dan 7×21 m2 (LT 147 m2/LB 77 m2). Napoli @7C terdiri atas 51 unit, dengan ukuran denah 6×15 m2 (LT 90m2/LB 66 m2). Setiap unit Napoli@7B dan Napoli@7C dibangun dua lantai, yang masing-masing terdiri atas 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, ruang keluarga, pantry, dan area parkir (carport). Semua tipe Napoli di Gading Serpong kami rancang dengan konsep rumah tumbuh yang memungkinkan untuk dapat dikembangkan di masa mendatang.

Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land, menambahkan, pihaknya melihat bahwa sektor properti masih menjadi salah satu prioritas pemerintah dan memiliki peluang untuk terus bertumbuh. Kebutuhan akan rumah tapak akan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan penduduk.

“Respons konsumen terhadap cluster Napoli sangat tinggi. Ini terlihat sejak diluncurkan pekan ini, Nomor Urut Pemesanan sudah mencapai 200 lebih. Dan hari ini (Rabu, 5/4/2017) sudah ludes. Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat untuk membeli rumah sudah mulai bangkit,” jelas Ervan. Pprofil pembeli Napoli sebagian besar merupakan first home buyer dan end user (untuk ditempati) yang merupakan keluarga muda yang berkerja di kawasan Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Jakarta Barat.

Untuk tahun 2017 ini, Paramount Land berencana meluncurkan 8 sampai 10 produk lagi, baik komersial maupun hunian, seiring optimisme terhadap perekonomian Indonesia dan membaiknya sektor properti.

Berdasarkan data dari IPW tahun 2016, akan terjadi penambahan potensi pasar residensial untuk kelas menengah sekitar 1,5 juta penduduk atau sekitar 430.000 kepala keluarga, dengan rata-rata usia produktif dari 24 tahun hingga 40 tahun. Hal inilah yang harus dipersiapkan dengan menciptakan produk-produk rumah yang terjangkau oleh konsumen dan memilki kemudahan akses dan fasilitas yang lengkap.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Read previous post:
Fonterra Brands Indonesia Terjun ke Bisnis Foodservice

Fonterra Brands Indonesia meluncurkan merek foodservice-nya, Anchor Food Professionals, dalam gelaran Internasionals Hotel, Catering Equipment, Food & Drink Exhibition yang...

Close