Pertaruhan Daiwa House Industry di Sakura Garden City

Nobuya Ichiki, Senior Executive Officer Daiwa House Industry (kedua dari kiri), dan Robert Yapari, Direktur Utama PT. Trivo Orion Properti (kelima dari kiri) disela-sela penandatanganan kerjasama Daiwa House Industry dan Trivo Group.

Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi pengembang asing untuk bisnis properti. Satu lagi pengembang properti asal Jepang, Daiwa House Industry dan JOIN (Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport and Urban Development) berkolaborasi dengan Trivo Group dengan mengibarkan bendera PT Sayana Integra Properti (SIP).

Menurut Nobuya Ichiki, Senior Executive Officer Daiwa House Industry, total investasi untuk membangun proyek ini sekitar US$ 800 juta. Daiwa House bersama dengan JOIN akan menguasai 60% saham PT SIP, sisanya sekitar 40% dimiliki Trivo Group.

Rencananya, PT SIP akan membangun Sakura Garden City kawasan mixed-use (superblok) di atas lahan seluas 10 hektar di Cipayung, Jakarta Timur. Daiwa House dan Trivo Group berencana untuk mengembangkan 12 tower kondominium (totalnya sekitar 5.000 unit).

Menurut Robert Yapari, Direktur Utama PT Trivo Orion Properti, pembangunan ”Sakura Garden City” akan dilakukan secara bertahap, tahap I, 4 Tower Strata Apartemen Middle Grade & Ruko Retail Promenade. Tahap II : 4 Tower Kondominium Middle-Up Grade, Tahap III : 4 Tower High End Luxury Suites dan Tahap IV terdiri dari 1 Gedung Perkantoran dan 1 Gedung Hotel Bintang 4.

Tahap 1 akan dimulai pada tahun 2018 dan penyelesaian Tahap 4 dijadwalkan pada tahun 2024. Pengembangan empat bangunan apartemen dengan total 2.200 unit dan 90 unit ruko direncanakan untuk Tahap 1.

Penjualan untuk ini akan dimulai secara berurutan di tahun 2018. Untuk kebutuhan berbagai klien, tersedia desain unit tempat tinggal dari tipe studio hingga apartemen dengan tiga kamar tidur dan juga tipe loft mulai dari 29.9 m2 sampai 176 m2. Harga jualnya sekitar Rp 20 juta/meter persegi.

Robert memperkirakan investasi pembangunan 2 tower sekitar Rp 700 miliar, dan target penjualan dua tower diperkirakan Rp 1,5 triliun. "Sekitar 60% dari apartemen ini adalah tipe studio," kata Robert.

Sakura Garden City adalah konsep pengembangan superblok dengan konsep TOD (Transit Oriented Development) terbesar yang dikembangkan oleh developer Jepang di Jakarta. Stasiun LRT Ciracas, berada tepat di seberang Sakura Garden City, untuk memberikan penghuni kemudahan mobilitas menuju Jakarta, Bogor dan sekitarnya.

Daiwa House Industry merupakan salah satu dari pengembang terbesar di Jepang, yang telah memiliki pengalaman selama lebih dari 60 tahun di dunia property dan masih berkembang sampai dengan sekarang ini. Bisnis Daiwa House Group meliputi; pembangunan & manajemen real estate, pembangunan & manajemen kondominium, agency real estate, resort hotel & golf course, bisnis & city hotels, fasilitas-fasilitas komersial, fasilitas logistik, asset management dan masih banyak lagi.

Diakui Robert, kehadiran Daiwa House bisa memberikan kepastian pertambahan nilai, dan bisa dinikmati oleh konsumen kita, khususnya masyarakat Jakarta Timur serta masyarakat Jakarta pada umumnya.

Untuk merealisasikan proyek ini PT SIP menggandeng beberapa konsultan ternama seperti PT Aramsa Infrayasa (Konsultan Infrastruktur di Indonesia, PT Gistama Intisemesta (Konsultan Struktural di Indonesia), PT Metakom Pranata (Konsultan M&E Indonesia), PT Airmas Asri (Arsitek & Landscape) dan PT  AI Associates (Interior Design).

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!