Pesona Square Depok Targetkan BEP di Tahun ke-8

Alwi Bagir Mulachela, Dirut PT Menara Depok Asri, pengembang Pesona Square Mall d(ke-2 dr kanan) dan Pradi Supriatna Wakil Wali Kota Depok berjabat tangan selepas grand opening mal ini

Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Depok di 2018 yang mencapai Rp 1,25 triliun dengan pertumbuhan ekonomi 7% tertinggi se-Jawa Barat dan APBD Rp 3 triliun menjadi daya tarik bisnis tersendiri. Termasuk bisnis ritel dan properti. Tidak heran meski jumlah pusat perbelanjaan di Kota Depok cukup banyak, tetap saja ada peluang untuk bisa digarap.

Mal Pesona Square Depok meramaikan bisnis ritel kota yang dikenal dengan buah belimbingnya ini. Mal yang berada di Jalan H. Juanda Depok ini diresmikan grand opening oleh Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna. Membidik segmen keluarga, mal ini diharapkan bisa memberikan alternatif mal-mal yang telah ada, terutama pada masyarakat yang lokasi tempat tinggalnya dekat mal itu.

Menurut Alwi Bagir Mulachela, Dirut PT Menara Depok Asri-- pengembang Pesona Square--- berbeda dengan mal-mal lain, pihaknya tidak mengizinkan minuman keras dan karaoke ada mal ini. Namun masih membolehkan  bioskop dengan adanyanya XXI Premier Studio. "Mushola kami sangat luas, bisa menampung hingga 350 orang, sehingga meski ke mal, tetap tidak lalai shalat, adzan pun berkumandang ke seluruh mal, sehingga pengunjung bisa mendengar adzan," tuturnya.

Ia berharap mal ini akan menjadi family mall dengan segala kelebihan yang ditawarkan. Meski berada di jalan yang dikenal sangat padat di Depok, ia meyakini kemacetan akan terurai jika jalan tol Cijago sudah selesai pembangunannya.  "Selain tempat belanja dan hiburan, dalam Pesona Square juga ada ballroom yang bisa menampung 1.000 orang, ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk acara pernikahan dan kegiatan besar lain," katanya.

Okupansi tenant mal ini,diklaim Alwi, mencapai 70%, namun  ia optimistis hngga akhir tahun 2018 akan mencapai 90%, mengingat penyewa tenant sebenarnya sudah mencapai 97% di mal yang luas gedungnya 106 ribu m2 dan tanah 40 ribu m2."Sebenarnya kami sudah soft launching pada September lalu, sejak itu pengunjung per hari 8.000 orang di hari biasa dan 24 ribu di akhir pekan. Saat ini pengunjungnya sudah 11 ribu di hari biasa dan 30 ribu di akhir pekan," jelasnya.

Alwi mengatakan pembiayaan Mal Pesona Square yang nilainya mencapai Rp 700 miliar, 65% berasal dari bank BTN, sisanya dari kocek perusahaan. "Kami yakin pada tahun kedelapan sudah break even point," katanya.

Di akhir tahun, Peosna Square akan menggelar beberapa acara  untuk  menyedot  banyak pengunjung.  Pada tanggal 22 Desember, misalnya akan diadakan Midnight Sale Up to 70% oleh beberapa tenant, Accoustic Music Performance Every Weekdays, Cosplay Super Hero, Festivities Giving Celebrations Support Accoustic , Suppor Kids Activity Humanoid Pando, PAD Project & Percussion, Accoustic Music Performance & Saxophone Performance.

"Dengan konsep one stop mall di Pesona Square, pengunjung dapat berbelanja, makan, menikmati hiburan, dan sebagainya, dengan begitu mal ini bsa menjadi destinasi pilihan baru,"imbuhnya. Dalam waktu tiga bulan, Pesona Square juga akan menghadirkan fasilitas tempat penitipan anak. "Bahkan, kami mampu menghadirkan tenant yang belum pernah ada di mal-mal yang lebih dulu ada di Kota Depok, di antaranya, fashion H&M, Food Avenue, dan sinema XXI Premier," ungkapnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)