Pollux Habibie Gandeng PT Fasilitas Telekom Nusantara Bangun Jaringan Fiber Optik

(kiri ke kanan): CEO PT Pollux Properti Indonesia, Tbk. Nico Po, Honorary Chairman Pollux Habibie International Ilham Akbar Habibie, Direktur Utama PT Fasilitas Telekom Nusantara Sudarmanto, Managing Director Pollux Group, RM. Suryo Atmanto, Presiden Komisaris PT Fasilitas Telekom Nusantara, M.Fitno serta Direktur PT Pollux Barelang Megasuperblok, M. Akhsan Alala usai penandatanganan kontrak kerjasama.

PT Pollux Barelang Megasuperblok atau Pollux Habibie International menggandeng FCORP atau PT Fasilitas Telekom Nusantara (FTN), untuk membangun jaringan fiber optik di seluruh area Pollux Meisterstadt, Batam.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak kerjasama senilai Rp 100 miliar yang diwakili oleh Direktur Utama PT Fasilitas Telekom Nusantara Sudarmanto dan Direktur Pengelola Pollux Group RM. Suryo Atmanto. Prosesi penandatanganan juga turut disaksikan oleh Ilham Habibie, Honorary Chairman PT Pollux Barelang Mega Superblok, Presiden Komisaris PT Fasilitas Telekom Nusantara M.Fitno , serta Direktur Utama PT Pollux Properti Indonesia Tbk Nico Po .

Nilai kontrak tersebut meliputi implementasi High Teknologi Fiber Optic dengan Gigabite Passive Optic Network (GPON), Building Automation Sistems, GSM Telekomunikasi Selullar, Digital Signage, Elektronik CCTV,Card Akses untuk fasilitas penghuni tenant kawasan Pollux Meisterstadt Batam, serta ServicesLayanan TriplePlay (Internet, Pay Tv Cable, Telephone). FTN sendiri merupakan perusahaan penyedia layanan dan jasa dalam bidang IT serta Network Solutions untuk pasar domestik Indonesia dengan spesialisasi Infrastruktur High Teknologi Fiber Optic/GPON, Building Automation Sistems,Elektronik Gedung dan Layanan Multiplay yang mencakup Internet, Pay TV Cable, Telephoneserta Building Automation Sistems.

Dipilihnya PT Fasilitas Telekom Nusantara, menurut RM. Suryo Atmanto, karena perusahaan ini memiliki pengalaman dan kemampuannya terbaik dalam pengadaan fiber opticyang berkualitas tinggi, hal tersebut terbukti pada proyek yang telah dikerjakan sebelumnya.

Ia menambahkan, dengan diimplementasikannya High Technology Fiber Optic, nantinya penghuni akan merasakan kecanggihan dan kemudahan tinggal di Pollux Meisterstadt, salah satunya mendapatkan kecepatan jaringan 5G internet di seluruh area Pollux Meisterstadt yang tercover dengan layanan Tripleplay untuk koneksi internet, telepon dan televisi.

Sudarmanto menjelaskan, implementasi High Techknology Fiber Optic yang diaplikasikan di Meisterstadt Batam menggunakan Gigabite Passive Optic Network yaitu kemampuan dalam mendelivery data internet dalam Gigabits. 

Diakuinya,  system ini tergolong modern, sebab pada gedung-gedung lama pada umumnya masih menggunakan Coaxial cable/HFC/UTPdengan kemampuan delivery data internet dalam Megabits. “Meisterstadt juga akan menggunakan Building Automation System(BAS) untuk melayani kenyamanan penghuni apartemen maupun gedung. Sehingga ketika saat berada di lokasi manapun, penghuni masih bisa melakukan akses kontrol, sekalipun berada jauh dari area gedung,” kata Sudarmanto.

Sementara itu, Ilham Akbar Habibie mengatakan, jika Meisterstadt dirancang oleh tim arsitek yang telah memenangkan berbagai penghargaan untuk mewujudkan visi dari Dr.-ING. Bacharuddin Jusuf Habibie tentang kualitas hidup yang berkelanjutan dan desain fasilitas masa depan. 

Karena itu pihaknya menghadirkan teknologi canggih dengan kualitas tinggi untuk mendukung gaya hidup penghuninya sehingga mereka merasa nyaman berada dalam kawasan Pollux Meisterstadt. “Meisterstadt Batam merupakan salah satu konsep CBD yang akan dibangun di kota-kota besar sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan perkembangan ekonomi indonesia melalui pembangunan proyek-proyek properti berskala internasional,” ujar Ilham.

Megasuperblok Meisterstadt dikembangkan di atas lahan seluas 9 hektar. Proyek multifungsi ini nantinya akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri atas 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, 1 hotel, 1 rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan serta 1 perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai. 

Tak kurang, sebesar Rp11 triliun dana investasi yang dipersiapkan Perseroan untuk mengembangkan proyek terbesar di Batam tersebut.

Penjualan Meisterstadt dilakukan dalam 4 phase, dimana pada phase pertama telah dipasarkan tiga menara apartemen (A1, A2 dan A3) sebanyak 1.575 unit dan 113 unit ruko. 

Ada tiga type unit apartemen yang ditawarkan, yakni type one bedroomdengan total luas 24,82 m2, one bedroom plusseluas 42,51 m2, dan type two bedroomseluas 51,59 m2, dengan harga perdana yang ditawarkan mulai dari Rp400 juta sampai dengan Rp1,1 miliar serta ruko Rp3 miliar.

Saat ini pembangunan Tahap 1 yang meliputi area ruko, mall dan tower apartment (A1,A2,A3 dan A5) sudah mencapai 90% dan saat ini dalam tahap fisnishing. Sementara, progress penjualan untuk Tower 1 dan A2 sudah 100% sold out, Tower 3 sudah 80% dan  untuk tower 5, phase 1 yang diluncurkan tahun lalu sudah terjual 80%. Prosesi serah terima psendiri sudah dilakukan secara bertahap yang dimulai pada Desember 2019 lalu  untuk Tower A1. 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)