Proyek Shila Gandeng Startup Bangun Pasar Modern di Sawangan

Proyek Shila at Sawangan menggandeng Ula, startup yang baru mendapatkan pendanaan seri B sebesar Rp1,2 triliun untuk membangun pasar modern di dalamnya.

Untuk diketahui, Ula baru saja mendapat pendanaan yang dipimpin oleh Prosus Ventures, Tencent dan B Capital. Selain itu pendanaan ini juga diikuti oleh Bezos Expeditions, yang merupakan perusahaan venture capital milik pendiri dari Amazon, Jeff Bezos, beserta investor-investor terkemuka di Asia Tenggara lainnya yaitu Northstar Group, AC Ventures, dan Citius.

Ula memiliki kapasitas untuk mengorganisir proses distribusi dan rantai pasok UMKM atau peritel kecil. Ula merupakan perusahaan B2B e-commerce yang membantu pemilik toko memenuhi berbagai kebutuhan usaha mereka dengan menggunakan teknologi.

Pengembang Shila at Sawangan menggandeng Ula yang memiliki keahlian mengembangkan sistem teknologi untuk menghadirkan pasar modern. Pada Kamis, 14 Oktober 2021, telah dilakukan penandatanganan MoU antara Ula dan Marche yang dilakukan di lokasi site Shila at Sawangan. Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang saling mendukung bagi kedua pihak.

Berada di area Shila at Sawangan seluas 1,6 hektar, pasar modern yang dinamai Marche, akan menjadi satu-satunya pasar modern yang menawarkan tidak hanya kelengkapan produk segar setiap hari, namun juga teknologi yang inovatif untuk melengkapi operasional pasar. Tersedia 300 lots dan area F&B di lantai 2, Marche rencananya akan dioperasikan oleh Ula yang menyediakan teknologi untuk mendapatkan pasokan, pembayaran non-tunai dan juga servis pengiriman pesanan melalui aplikasi Ula. Hal ini menjadikan Marche satu satunya pasar modern di area Sawangan bagi masyarakat sekitar.

Melihat besarnya pasar di area sekitar, Marche juga akan dilengkapi dengan fasilitas parkir yang sangat luas sehingga memungkinkan bagi penduduk sekitar untuk dapat melakukan aktivitas belanja dan berjualan dengan nyaman.

“Dengan keunggulan yang dimiliki oleh Ula, kerja sama ini akan menjadikan Marche pasar yang modern, mulai dari pembayaran non-tunai sampai kemudahan pengiriman pesanan semua akan didapatkan di Marche,” jelas Chief Marketing Officer Shila at Sawangan, Denny Asalim.

Menurut Denny, Marche akan dibangun dengan desain modern. Banyak area residential di Sawangan namun pasar bersih terdekat berjarak 10 km. Oleh karena itu, kehadiran pasar modern dibutuhkan, bukan hanya untuk penghuni Shila tetapi untuk semua masyarakat sekitar Sawangan. “Kami berharap kerja sama ini efektif dan semakin mengukuhkan Marche sebagai first ever modern market yang menggunakan inovasi teknologi,” ujarnya.

Riky Tenggara, Pendiri Ula menambahkan, tujuan kerja sama ini untuk memberikan kemudahan bagi pelaku pasar dengan menggunakan teknologi, efisiensi rantai pasok dan juga solusi keuangan inklusif agar pendapatan mereka bisa menjadi lebih baik.

Shila at Sawangan akan menjadi pusat perumahan dan kawasan komersial baru di selatan Jakarta, terdiri dari low-rise apartment, suasana hunian di tepi danau yang eksklusif serta anak sungai pribadi dan pemandangan pegunungan yang indah. Shila at Sawangan ditunjang fasilitas lengkap, seperti klub olahraga dan kawasan komersial terdiri dari ruang terbuka komersial seluas 2,5 hektar, taman bisnis, serta shopping street sepanjang 1 KM dengan arsitektur Eropa, serta tersedia jalur pedestrian selebar 6 meter.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)