Rumah123 Sasar Segmen B2B dan B2C

Bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia, menjadi faktor semakin meningkatnya kebutuhan properti rumah. Untuk memudahkan masyarakat tersebut, Rumah123—bagian dari iProperty Group bekerja sama dengan 12 bank, menawarkan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Perusahaan yang memiliki visi menjadi search engine khusus properti ini, juga memberikan solusi pemasaran melalui media, digital, pameran, dan lain-lain.

Ignatius Untung, General Manager Rumah123 Ignatius Untung, General Manager Rumah123

“Pangsa pasar kami capai 90 persen untuk pasar KPR di portal properti,” ujar Ignatius Untung, General Manager Rumah123. Perusahaan yang diakuisisi oleh REA Group ini menyasar consumer atau pemasang iklan. Dalam hal ini Rumah123 selalu berhubungan dengan banner, iklan baris, dan media lainnya.

Untuk memperluas pasar, portal online properti ini membagi developer sebagai primary market dan agensi properti multinasional, perusahaan elektronik dan furnitur sebagai secondary market. Target lainnya adalah customer, baik pembeli rumah maupun investor.

Memiliki model bisnis B2B dan B2C, perusahaan melakukan pendekatan yang berbeda kepada kliennya. Jika B2B, perusahaan melakukan pendekatan melalui saluran telepon, bertemu langsung, dan presentasi. Sedangkan untuk klien dari kalangan investor dan pembeli rumah, umumnya justru akan mendatangi perusahaan tanpa perlu diyakinkan.

Saat ini kantor operasional Rumah 123 tersebar di beberapa kota besar seperti Medan, Semarang, Surabaya, Jakarta, Bali, Makassar, dan lain-lain. “Kami memiliki 55 orang tim sales yang siap melayani klien-klien,” tambahnya. Dalam 3 tahun terakhir, perusahaan mencatatkan kenaikan revenue sebesar 30 hingga 50 persen. Bahkan pada tahun 2015 total properti yang yang tercatat di site sudah terjual hingga Rp702 triliun.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)