Strategi Modernland Mendongkrak Kinerja

Presiden Komisaris PT Modernland Realty Tbk., Luntungan Honoris (keempat kiri), Presiden Direktur PT Modernland Realty Tbk., William Honoris (kelima kiri) dan Wakil Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk., Freddy Chan (keenam kiri) disela-sela RUPST PT Modernland Realty Tbk. untuk tahun buku 2018.

Meredupnya bisnis properti, ditambah lagi berbagai tantangan seperti tantangan global semakin meningkat, memaksa industri properti harus menyesuaikan diri dengan dinamika perekonomian, mulai dari peningkatan suku bunga, gemuruh impor dan ekspor, hingga tingginya nilai dolar AS.

Freddy Chan, Wakil Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk., sepanjang 2018, mengatakan, Moderland terus-menerus memperkuat kinerjanya di segmen residensial dengan menawarkan produk-produk menarik dari segi harga dan fungsi.

“Atas dukungan dan kepercayaan seluruh pemegang saham, manajemen telah mengambil langkah-langkah strategis mendayagunakan aset bernilai tinggi untuk mendorong pendapatan dan mengukuhkan struktur keuangan demi mencapai pertumbuhan jangka panjang,” kata Freddy saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Modernland Realty Tbk di Jakarta (23/5).

Ia menambahkan, melalui Jakarta Garden City (JGC) yang merupakan proyek flagship Modernland, telah dilakukan penjualan perdana produk properti komersial terbaru bertajuk New East, produk hunian terbaru yakni Cluster Mahakam, serta meluncurkan Cleon Park Apartment yang merupakan apartemen pertama di JGC.

Portofolio usaha Perseroan terus pula diperluas dengan mengembangkan pabrik ModernPrecast melalui Entitas anak usaha yang bernama PT Modern Panel Indonesia. Melalui entitas anak PT Modern Asia Hotel, Perseroan turut pula menambah portofolio perhotelan baru dengan meresmikan Hotel Swiss-Belinn ModernCikande di Serang, Banten. "Kami terus menjalin berbagai kerja sama strategis yang berorientasi jangka panjang untuk mempertahankan keberlanjutan usahanya," katanya.

Misalnya tahun 2018, Modernland bekerja sama dengan PT Waskita Karya Realty untuk mendirikan perusahaan patungan bernama PT Waskita Modern Realti demi mewujudkan Kawasan Integrasi Toll Road City di Bekasi seluas 343,5 hektar. ModernCikande Industrial Estate (MCIE) juga menandatangani memorandum of understanding dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Kementerian Agama RI, sebagai bagian dari rencana untuk membangun kawasan industri halal di kawasan MCIE.

Segmen residensial membukukan marketing sales sebesar Rp2,97 triliun, naik 130,49% dibandingkan Rp1,29 triliun pada tahun 2017. Di sisi lain, MCIE membukukan marketing sales sebesar Rp520,35 miliar, lebih rendah 11,70% dibandingkan Rp581,24 miliar pada tahun 2017.

“Peresmian Hotel Swiss-Belinn ModernCikande juga sudah mulai berkontribusi ke dalam kinerja Perseroan di segmen hospitality sehingga mampu membukukan pendapatan sebesar Rp 67,33 miliar dari hotel dan sewa. Selain itu, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp52,93 miliar dari lapangan golf dan restoran club house,” kata Freddy Chan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)