Susan Pranata: Penjualan Rumah Tapak Mulai Bergerak, Klaster Sierra Targetkan Penjualan Rp 150 Miliar

Susan Pranata Direktur Pemasaran Korporat Intiland.

Dampak Pandemi Covid-19 kian dirasakan berbagai sektor bisnis. Salah satunya bisnis properti yang kian terpuruk di saat virus corona merebak ke Indonesia. Perusahaan pengembang properti besar pun harus menata ulang dan beradaptasi dengan situasi seperti sekarang.

PT Intiland Development Tbk, misalnya, terpaksa harus merevisi target pra penjualan (marketing sales) tahun ini lebih dari 50\% sebagai dampak pandemi corona. Awalnya, Intiland menargetkan pra penjualan tahun ini sebesar Rp 2,5 triliun, menjadi  sekitar Rp 1 triliun-Rp 1,2 triliun.

Mengingat hingga semester I/2020,  dengan beberapa proyek yang ada Intiland membukukan pra penjualan  sekitar Rp 343 miliar atau 13,73\% dari target marketing sales sebesar  Rp 2,5 triliun. “Hingga akhir September, marketing sales Intiland sudah mencapai Rp 642 miliar,” kata Susan Pranata, Direktur Pemasaran Korporat Intiland.

Ia menambahkan, saat ini tren penjualan menunjukkan peningkatan dimana tren penjualan sudah mulai bergerak, khususnya untuk pembelian segmen rumah tapak. “Sinyalemen tersebut juga terjadi di beberapa proyek perumahan yang kami kembangkan,” ujar Susan.

Namun, untuk mengantisipasi tren tersebut, pada triwulan ke empat tahun ini Intiland masih fokus pada pengembangan proyek-proyek berjalan. Intiland akan berusaha meningkatkan kinerja penjualan melalui pengembangan dan penjualan inventori atau stok di proyek-proyek berjalan.

Tahun ini Intiland lebih konservatif dalam pengembangan proyek baru. Pihaknya terus berusaha untuk meningkatkan penjualan dari inventori maupun pengembangan baru, seperti klaster-klaster baru di proyek-proyek kawasan perumahan, salah satunya di Serenia Hills.

Direktur Pengembangan Bisnis Intiland Permadi Indra Yoga, menambahkan salah satu klaster baru yang siap dipasarkan adalah klaster Sierra, di perumahan Serenia Hills, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Peluncuran klaster Sierra merupakan bagian dari strategi Intiland untuk meningkatkan pertumbuhan usaha. Intiland tahun ini fokus melakukan pengembangan baru pada proyek-proyek berjalan, khususnya di segmen kawasan perumahan. Hal ini dibuktikan kesuksesan meluncurkan klaster baru Dandelion di kawasan perumahan Graha Natura di Surabaya bulan lalu.

Susan menambahkan klaster Sierra, menempati area pengembangan seluas 1,6 hektar, total unit yang ditawarkan secara hanya sebanyak 42 unit dengan harga mulai dari Rp 3,6 miliar-Rp 5 miliar. Intiland menyediakan dua tipe pilihan, yaitu tipe Avana (LT/LB 104/204 meter) dan tipe Brava (LT/LB 117/335). “Dari klaster Sierra kami optimis bisa membukukan marketing sales Rp 150 miliar,” kata Susan.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)