Tahun 2017 Diprediksi Animo Masyarakat Berinvestasi Properti Meningkat

Setelah pelaksanaan tax amnesty tahap pertama dan kedua selesai, memberikan dampak positif terhadap sektor properti. Sebab, momentum itu memberi stimulus bagi masyarakat untuk investasi properti, terutama membeli kios.

“Demand pasca tax amnesty diperkirakan awal tahun depan mulai terjadi. Terbatasnya ketersediaan kios dan mall berakibat supply lebih sedikit dari demand, sehingga mekanisme harga pasar akan menentukan. Di sinilah kenaikan harga tidak bisa dihindarkan,” kata AVP Marketing TM Agung Podomoro, Ho Mely Surjani, dalam acara TM Agung Podomoro Privilage Tenant Gathering.

 

apl-tenant-revisi

Menurut Mely, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II tahun 2016 mencapai 5,18% atau lebih tinggi dari negara Asia lainnya. Stimulus yang diberikan pemerintah ke sektor properti antara lain berupa penurunan bunga kredit, relaksasi kebijakan loan to value (LTV), dan diskon pajak penjualan, program amnesti pajak (tax amnesty), serta kebijakan pemerintah lainnya, berdampak pada perbaikan ekonomi nasional, di mana perbaikan ini mulai tampak di kuartal akhir 2016.

Mely mengungkapkan, demand terhadap kios sangat tinggi, terutama di Trade Mall (TM) Agung Podomoro. Kawasan TM merupakan surga bagi investor maupun pedagang, karena kawasan ini umumnya ramai dengan para pelaku bisnis, baik penjual maupun pembeli.

Contoh, di kawasan TM Blok B Tanah Abang atau TM Mangga Dua Square. Kedua lokasi ini menjadi pilihan utama bagi para pedagang maupun investor, karena setiap hari dikunjungi oleh ratusan ribu orang dengan berbagai kepentingan bisnis. Selain itu, pihaknya juga memiliki TM-TM yang juga memiliki kinerja yang baik yaitu, TM Thamrin City, TM Kenari Mas, TM Seasons City dan TM Mall Kalibata City Square, dan TM LTC Glodok.

Karenanya, Mely menganjurkan masyarakat tak ragu berinvestasi di sektor properti dengan membeli kios. “Dengan memiliki properti, akan diperoleh capital gain semakin tinggi seiring semakin ramai dan semakin banyak perdagangan dan transaksi yang terjadi. Dengan beinvestasi, investor juga bisa menyewakannya kepada pihak lain untuk memperoleh passive income,” jelasnya.

Investor juga akan memperoleh sertifikat yang dapat dijaminkan, di mana dana pinjaman tersebut dapat digunakan untuk pengembangan usaha selanjutnya. “Kami tidak terikat dengan aturan-aturan sewa seperti, re-design kios, harga sewa yang naik, service charge yang semakin mahal,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Mely juga menyampaikan bahwa pihaknya menawarkan program istimewa yaitu Club Deal, yakni sebuah program penawaran untuk buka beberapa cabang langsung di TM-TM di bawah naungan APL, dengan harga menarik.

Pihak APL juga memberikan apresiasi kepada tenant yang termasuk "loyal business partner", yakni plakat penghargaan bagi tenant yang telah menjadi mitra di atas lima tahun, serta tenant yang paling banyak buka cabang di TM.

Mely mengatakan, APL terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan, kualitas, dan kenyamanan untuk mengakomodasi keinginan dan kebutuhan semua pihak, seperti pemilik/penyewa kios maupun pengunjung di TM-TM di bawah naungan Agung Podomoro Land

“Dengan demikian kami harapkan kegiatan usaha semakin maju dan untung. Di lain pihak, para pengunjung dapat merasa nyaman dan aman ketika berbelanja. Kami berharap, harmonisasi yang telah terjalin selama ini dapat terus berlanjut untuk menciptakan keuntungan secara bersama,” jelasnya.

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)