Tawarkan KPR From Home, BTN Targetkan Kredit Baru Rp 2 Triliun

KPR From Home Bank BTN gandeng 42 pengembang tawarkan bunga 6% per tahun (foto : ist)

Himbauan pemerintah untuk Work From Home (WFH) atau yang tren #Dirumahaja hampir berjalan satu bulan. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. Adanya pergesaran pola kerja dan kegiatan tersebut menuntut perusahaan harus berinovasi untuk mengikuti perubahan yang sangat cepat.

Untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN melakukan berbagai inovasi untuk mempertahankan kinerjanya. Salah satu inovasinya untuk mendongkrak program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan menggelar menawarkan program pembiayaan hunian bertajuk “Kredit Pemilikan Rumah (KPR) From Home”.

KPR From Home merupakan program terbaru Bank BTN dimana calon debitur atau konsumen dapat mengajukan berkas aplikasi Kredit Kepemilikan Rumah maupun Apartemen (KPR/KPA) secara online melalui Portal BTN Properti. Dalam program ini bank yang fokus  pada pembiayaan sektor properti tersebut menawarkan bunga angsuran mulai dari 6,0% fix selama setahun. 

Menurut Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar, melalui inovasi KPR From Home pihaknya dapat membantu upaya pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan physical distancing sambil terus memberikan layanan prima bagi para nasabah.

“Banyak kemudahan yang kami berikan kepada nasabah melalui KPR From Home. Seluruh proses kredit bisa dilakukan secara online seperti pengajuan berkas melalui website www.btnproperti.co.idatau Mobile Apps BTN Properti yang dapat diunduh di Playstore dan Appstore serta pembayaran booking fee. Bahkan, nasabah juga bisa tracking posisi berkas pengajuan secara online,” kata Suryanti. 

Ia menambahkan, bagi nasabah yang mengajukan KPR From Home akan dibebaskan dari beban biaya provisi, biaya administrasi, dan biaya appraisal. Selain itu, calon pembeli bisa memilih hunian idaman dari rumah tanpa harus datang ke lokasi proyek karena dengan fitur 4D Tour Service memungkinkan untuk melihat detailunit hingga ke seluruh sudut ruangan. Mereka seolah-olah masuk ke dalam unit rumah atau apartemen pilihan secara fisik langsung di lokasi proyek. 

Diakui Suryanti,  melalui KPR From Home, Bank BTN menargetkan dapat menambah komitmen kredit baru sebesar Rp2 triliun hingga Juni mendatang. Mengingat minat masyarakat terhadap KPR/KPA sangat tinggi dan permintaan bisa terus bertambah meski dalam keadaan sulit seperti pada musim pandemi Covid-19 sekarang ini. 

“Masyarakat masih cenderung wait and see. Melalui inovasi program pemasaran ini kami memberikan banyak kemudahan agar mereka tertarik segera melakukan KPR/KPA bagi pembiayaan hunian idamannya,” kata Suryanti.

Mengingat kebutuhan hunian secara nasional terbilang cukup besar seiring jumlah penduduk yang terus bertambah. Untuk itu, 

Bahkan Bank BTN terus memberikan kemudahan kepada calon nasabah KPR/KPA dengan menawarkan KPR From Home yang dapat di-bundling dengan fasilitas KPR/KPA Zero. Fasilitas ini akan membantu calon nasabah dalam memperingan beban cicilan kredit ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Sebab, calon nasabah hanya akan membayar bunga (grace period) dan bebas bayar pokok selama 2 tahun sehingga cicilan kredit bisa lebih ringan.

Untuk merealisasikan program tersebut, Bank BTN menggandeng sebanyak 42 pengembang properti nasional dengan ratusan proyek perumahan maupun apartemen didalamnya. Pengembang pilihan tersebut seperti PP Properti, WIKA Realty, Adhi Commuter Properti, Duta Putra Group, Gapura Prima Group, Emerald Land Group, Waskita Realty, Pikko Group, Greenwoods Group, Imanan Group, GAN Properti Group, Daun Karya Propertindo, Mustika Land Group, PP Urban, HK Realtindo, Perumnas, Winland Development, Cigede Group, ISPI Group, Sentul City, Damai Putra Group, Purinusa Jayakusuma, MAS Group, Graha Cemerlang, Citra Indah, Bangun Estuase Propertindo, Kalindo Land, Rura Graha Group, Citra Swarna Group, Bukitnusa Indahperkasa, Expert Jaya Mandiri, Sinar Griya Utama, Generasi Sinergi Prima, Tata Bumi Lestari, Agung Development, Relife Property, Dinamika Alam Sejahtera, Graha Aquila Propertindo, Kembang Sari Buana, Harvest City, Sapphire Group, dan Gema Semesta Cendikia. 

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)