The Riviera Targetkan Rp700 Miliar pada Penjualan Tahap Akhir

Olivia Surodjo, Director PT Metropolitan Land Tbk. dan Supardi Ang, Head of Residential Keppel Land Indonesia

Kondisi ekonomi belakangan ini menyebabkan sektor properti lesu karena para investor cenderung lebih selektif dan menahan tingkat konsumsi mereka. Meski begitu, hal tersebut tidak membuat bisnis perumahan The Riviera terhambat. Buktinya, penjualan tahap pertama dan kedua berjalan sukses, di mana 164 unit dan 151 unit terjual habis.

Olivia Surodjo, Director PT Metropolitan Land Tbk.mengatakan, kesuksesan tersebut tercapai berkat keunikan yang ditawarkan komplek perumahan yang menyasar kelas menengah atas ini. Mengusung konsep resort, The Riviera membangun fasilitas seperti sungai yang memunculkan nuansa alam, kolam renang, pusat kebugaran, gedung pertemuan, juga dilengkapi dengan teknologi digital dari sisi keamanan. Hal tersebut dinilai Olivia jarang terpikirkan oleh developer lain.

Selain itu, ia mengklaim lokasi The Riveira yang terletak di kawasan Metland Puri, Tangerang cukup strategis karena dekat dengan tol Jakarta-Merak. Jadi, meskipun industri properti secara keseluruhan lesu, produk yang memiliki nilai tambah tentu masih akan dilirik para investor.

The Riviera merupakan proyek kerja sama dua entitas perusahaan, Keppel Land Limited (Keppel Land) dan PT Metropolitan Land Tbk (Metland). Keduanya merupakan pengembang yang sudah cukup mapan di bidangnya, melihat banyaknya masing-masing proyek garapan mereka seperti Metropolitan Mall, Metland Cyber City, Marina Bay Financial Center, Ocean Financial Center, dan lainnya.

Pada hari Kamis (18/10/2018), The Riviera mengumumkan dibukanya penjualan tahap akhir sebanyak 145 unit rumah, sembari memperkenalkan tipe terbarunya, yaitu tipe D. “Pada penjualan tahap pertama, kami memperkenalkan tipe A dan B, kemudian pada tahap kedua hadir tipe C, dan sekarang kami memperkenalkan Tipe D,” ungkap Olivia. Konsep tipe D adalah semi-detached, yaitu satu unit rumah berpasangan dengan unit lain. Uniknya, tipe D ini merupakan cluster dalam cluster, yaitu memiliki gerbang tersendiri dan hanya terdiri dari 10 unit.

Untuk penjualan tahap ketiga, harga yang dipatok untuk tipe A Rp 2,7 miliar, tipe B Rp 3,9 miliar, tipe C Rp 4,8 miliar. Sementara itu, tipe D dipasarkan mulai dari Rp 10 miliar. Supardi Ang, Head of Residential Keppel Land Indonesia menyampaikan bahwa harga tanah sejak penjualan tahap ketiga meningkat sekitar 50% dari penjualan tahap pertama.

Supardi menjelaskan, ada dua tipe pelanggan The Riviera, yaitu investor dan end user  yang akan menempati rumah sendiri. Namun, 70% dari pelanggan berniat menempatinya sendiri. Ia menambahkan, kebanyakan karakter pelanggan adalah orang yang tinggal di sekitar Jakarta, namun ingin meng-upgrade rumahnya. Alih-alih melakukan renovasi, mereka membeli unit rumah baru.

“Total investasi kami di atas Rp 1 triliun untuk seluruh proyek. Untuk penjualan pada tahap terakhir, kami menargetkan Rp 700 miliar,” ujar Supardi menutup sesi tanya jawab.

Editor: Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id

Leave a Reply

Sign In

Get the most out of SWA by signing in to your account

(close)

Register

Have an account? Sign In
(close)