Ingin Sehat Saat Puasa, Makan 2 Buah Kiwi Sehari

Saat kita berpuasa, tubuh menahan lapar dan dahaga. Bila kita tidak mengatur pola makan dengan baik, puasa bisa memicu tubuh kekurangan nutrisi. Saat sahur, sebagian besar orang berasumsi untuk mengkonsumsi makanan sebanyak-banyaknya agar tidak cepat lapar tanpa mengetahui jenis makanan apa yang bisa membantu mereka untuk kenyang lebih lama. Sedangkan ketika berbuka, sebagian dari kita cenderung tidak mengontrol makanan, sehingga memengaruhi kualitas nutrisi makanan yang masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan masalah pencernaan.

Di sisi lain, Lebaran adalah saat kita berkelimpahan makan, terutama makanan berlemak dan manis, akibatnya tak jarang kita kelebihan asupan lemak dan gula. Buah kiwi Zespri® telah terbukti memiliki nutrisi tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama vitamin C dan serat serta nutrisi lainnya. Memasukkan buah kiwi Zespri® dalam menu puasa, merupakan cara mudah untuk mendapatkan kesehatan menyeluruh selama menjalankan ibadah puasa.

Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RSCM Indonesia, menjelaskan, saa puasa penting memperhatikan pola makan berdasarkan jumlah, jenis dan jadwal makan. Dari sisi jumlah, penuhi kalori sesuai kebutuhan. Dari jenis, perhatikan komposisi karbohidrat, protein dan lemak serta vitamin mineral secara seimbang. Perhatikan juga jadwal makan. Saat puasa, umumnya orang tidak terlalu memperhatikan soal jumlah dan jenis. Padahal asupan nutrisi sangat penting ketika kita menjalankan puasa selama hampir 14 jam.

Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RSCM Indonesia,

Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RSCM Indonesia,

“Komposisi makanan lengkap yang diperlukan saat sahur dan berbuka puasa terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah, serta air. Konsumsi buah pada saat sahur akan membantu menjaga kadar glukosa darah lebih stabil sehingga membantu rasa kenyang yang lebih lama. Ini karena berbagai buah mengandung banyak serat, serta memiliki indeks glikemik yang rendah, dan mengandung enzim yang membantu pencernaan. Salah satu buah yang yang mengandung serat tinggi dan memiliki indeks glisemik rendah adalah buah kiwi. Nutrisi dalam kiwi terbukti memberikan manfaat kesehatan, terutama masalah pencernaan seperti konstipasi dan masalah pencernaan lain yang sering dialami oleh mereka yang berpuasa,” jelas dr Fiastuti.

Manfaat kiwi ini telah disampaikan dalam sebuah simposium internasional pertama mengenai buah kiwi dan kesehatan yang diprakarsai oleh Riddet Institute (lembaga riset New Zealand) dan didukung oleh Zespri International Ltd, di New Zealand bulan April 2016 lalu. Dr Richard Gearry dari University of Otago, Christchurch menyampaikan bahwa konsumsi 2 buah kiwi hijau perhari terbukti memperbaiki gejala konstipasi, kesulitan mencerna makanan, sakit perut dan sakit asam lambung yang menjadi bagian dari masalah pencernaan. Hasil penelitiannya menunjukkan adanya enzim alami actinidin di buah kiwi hijau. Actinidin terbukti memperbaiki pencernaan dan meningkatkan pemecahan protein sehingga lebih mudah diserap dan mempercepat penyerapan nutrisi.

Selain itu, dalam studi mengenai bioavailibility yang dilakukan oleh Dr Anita Carr dan rekan, ditemukan bahwa konsumsi dua buah kiwi per hari meningkatkan vitamin C dalam tubuh secara optimum serta mengurangi mood yang buruk, kelelahan, depresi dan meningkatkan mood.[2] Vitamin C memiliki peran yang sangat penting untuk perkembangan dan fungsi tubuh seperti mengurangi kelelahan, meningkatkan imunitas tubuh, pembentukan kolagen untuk menunjang fungsi kulit.[3] Kandungan vitamin C pada buah kiwi yang tinggi terbukti sangat efektif menaikkan kadar vitamin C dalam darah dan bagian tubuh lainnya.

Dalam topik lainnya disampaikan bahwa buah kiwi hijau, yang memiliki indeks glisemik rendah sebesar 39, terbukti dapat membantu mengkontrol gula darah. Menambahkan buah kiwi dalam menu makan pagi juga terbukti secara signifikan akan memperlambat dan menurunkan peningkatan gula darah setelah makan.[5] Tentunya hal ini dapat menghindari risiko terkena diabetes. Zespri® SunGold Kiwifruit juga memiliki kadar glikemik rendah yaitu 38.

Lebih lanjut dr Fiastuti menyampaikan, rekomendasi 2 buah kiwi per hari sesuai untuk kita yang akan menjalani bulan puasa. Seperti yang ditemukan dalam penelitian, kiwi hijau dengan kandungan serat yang tinggi membantu membuat kenyang lebih lama sehingga cocok dikonsumsi saat sahur. Serat dan enzim actinidin dalam kiwi hijau juga menyehatkan pencernaan dan mengurangi keluhan yang sering muncul saat puasa seperti konstipasi. Kiwi gold dengan angka kecukupan nutrisi tinggi yakni 18,7 (perbandingan dengan apel 1,8 atau jeruk 8,1)[6] dan kandungan air yang tinggi juga juga dapat membantu tercukupinya kebutuhan nutrisi saat puasa sehingga cocok masuk dalam menu buka puasa.

Anastasia Damayanti, Marketing Manager Zespri® Indonesia, mengatakan, Zespri® memiliki dua varian kiwi yaitu Zespri® SunGold dan Zespri® Green. Tahun ini Zespri® melanjutkan kembali kampanye “Awali dengan Kiwi”, sebuah kampanye edukatif yang mengajak masyarakat Indonesia untuk konsumsi buah, khususnya buah kiwi Zespri®. Jika tahun lalu kami mengajak masyarakat untuk memulai pagi hari dengan menu sarapan yang dilengkapi buah kiwi, untuk kali ini kami mengajak kaum muslim untuk memulai puasa dengan buah yang kaya nutrisi untuk menjaga kesehatan sepanjang puasa dan menyambut lebaran. Buah kiwi Zespri® tidak hanya lezat tapi juga terbukti memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan metabolik dan meningkatkan vitalitas. (EVA)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + 18 =